Misa perutusan lima pastor misionaris dari Keuskupan Agung Seaoul di Katedral Myeongdong. (Foto:Zenit.org)

Katoliknews.com – Misa kudus dirayakan di Katedral Myeongdong pekan lalu untuk memberikan berkat khusus bagi lima imam Keuskupan Agung Seoul. Mereka akan segera memulai tugas sebagai misionaris di luar Korea.

Tahun ini, lima imam dari Keuskupan Agung Seoul akan memulai tugas perutusan di luar negeri. Mereka adalah Pastor Nam Goong-eun yang akan bertugas di Keuskupan Saitama, Jepang. Kemudian, Pastor Shin Gwang-ho yang akan bertugas di Keuskupan Sydney, Australia.

Selanjutnya, Pastor Kim Sung-min yang diutus ke Keuskupan Xi’an, China; Pastor Lee Hyun-gyu dan Pastor Jung Sung-hoon yang akan bergabung dengan Serikat Misionaris St Columban (SSC) sebagai misionaris.

Sejak tahun 2006, 19 imam asal Keuskupan Agung Seoul berkarya sebagai misionaris di 10 negara di seluruh dunia, yaitu Taiwan, China, Jepang, Tanzania, Peru, Guatemala, Papuanugini, Australia, Spanyol dan Prancis.

Misa kudus pelepasan lima misionaris baru ini dihelat oleh Departamen Misi Luar Negeri, sebuah divisi baru yang dibentuk Kardinal Yeom pada tahun 2013 untuk mempertegas pentingnya pekerjaan misi di luar negeri.

Pastor Park Kyu-heum, Direktur Departamen Misi Luar Negeri menegaskan,”Kami setiap tahun menocba mengirim imam terbaik untuk menyebarluaskan Injil,”.

Misa perutusan lima misionaris baru ini dipimpin Kardinal Yeo Soo-Jung bersama Pembantu Uskup Cho Kyu-man, Uskup Yu Gyoung-chon, Uskup Chung Soon-taek, dan Uskup Son Hee-song.

Kardinal Yeom memberikan berkat khusus kepada lima imam misionaris ini. Mereka juga diberikan stola dengan logo Keuskupan Agung Seoul.

Setelah itu, lima imam itu menerima penumpangan tangan dari para uskup yang memimpin perayaan misa. Penumpangan tangan ini sebagai simbol persatuan kesukupan dan juga doa.

Dalam kotbahnya, Kardinal Yeom mengutip ayat Injil ketika Yesus mengutus murid-muridnya untuk memwartakan Injil Tuhan.

“Yesus mengatakan kepada murid-muridnya,’Karena itu pergilah, jadilah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus (Mateus 28:19). Perintah ini sangat berarti bagi para misionaris yang diutus ke luar negeri,”ujar Kardinal Yeom.

Kardinal Yeom juga menekankan fakta bahwa gereja Katolik Korea berkembang berkat dukungan para misionaris asing. “Ini adalah giliran bagi kita untuk keluar dan menyebarkan Injil ke negara lain yang membutuhkan,”ujarnya.

Atas nama lima misionaris, Pastor Shin Kwang-ho menyampaikan rasa terima kasihnya.”Misa hari ini memungkinkan kita untuk merenungkan janji kami untuk mengabdikan diri sepenuhnya untuk melayani Tuhan,”ujarnya.

Peter/Zenit.org/Katoliknews

Komentar