Joseph Fiennes yang memerankan Clavius, prajurit Romawi yang menjadi saksi penyaliban dan kebangkitan Yesus. (Foto:Risen)

Katoliknews – Selama ini setiap paskah, biasanya sejumlah layar televisi nasional menayangkan film Passion of Christ yang disutradarai Mel Gibson. Film yang menampilkan kebrutalan tentara Romawi dalam kisah penyaliban Yesus ini memang sukses menarik perhatian di seluruh dunia.

Namun, mulai paskah tahun ini, Hollywood menawarkan film baru yaitu Risen. Seperti Passion of Christ, film ini juga bersumber dari kisah-kisah dalam Alkitab seputar kisah sengara Yesus.

Risen atau Kebangkitan ditulis oleh Paul Aiello. Film ini mengisahkan periode antara penyaliban Yesus Kristus hingga kenaikan-Nya.

Risen disutradari veteran Hollywood, Kevin Reynolds yang pernah berkolaborasi dengan Kevin Costar pada pembuatan film Robin Hood dan Prince of Thieves.

Risen menceritakan kisah kengakitan Yesus dalam sudut pandang tentara Romawni bernama Clavius yang dibintangi Joseph Fiennes.

Clavius ada pada saat penyaliban di Gologota. Ia juga menjadi saksi mata ketika makam Yesus digembok saat dikuburkan. Namun, hal yang menggemparkan terjadi. Tiga hari kemudian, jasad Yesus hilang dari dalam kuburnya.

Pontius Pilatus, penguasa Romawi saat itu, menyuruh Clavius untuk menyelidiki apa yang terjadi sebenarnya.

Semua orang pada saat itu berspekulasi, bahwa jasad Yesus dicuri oleh para pengikutnya. Motifnya agar orang percaya bahwa Dia memang Mesias dan Ia telah bangkit kembali.

Sebagai orang Kristiani, kita semua tahu seperti apa akhir ceritanya. Clavius melacak keberadaan para murid Yesus dan ia mendapati mereka di sebuah ruangan. Betapa ia terkejut, ternyata Yesus memang sungguh hidup.

Ketika Yesus menghilang lagi, Clavius mengikuti para murid ke Galilea, dimana ia bergabung dengan mereka di pantai untuk sarapan ikan bakar.

Mengambil karakter fiksi dari sejumlah ayat kita suci terkenal, memang strategi yang cukup berisiko untuk film-film seperti ini. Namun, karena diperankan dengan cukup baik dan kualitas produksi yang baik, film ini tetap mampu mengantar penonton pada pengalaman yang hidup tentang kisah kebangkitan, tidak hanya bagi orang percaya tetapi juga orang-orang yang tak percaya sekalipun.

Dalam film ini tokoh Maria Mangdalena diperankan Maria Botto, seorang aktris Argentina yang sedang naik daun. Sedangkan, tokoh Yesus diperankan Cliff Curtis, seorang warga keturuan Selandia Baru. Ia menampilkan dengan benar karakter masukulinitas, kasih sayang dan karisma yang bisa membantu penonton untuk memahami mengapa para murid bisa meninggalkan segala sesuatu untuk mengikuti Yesus.

Film ini akan dirilis di Amerika mulai 18 Maret 2016 nanti, atau tepat pada akhir pekan sebelum minggu palma. Sedangkan, bagi Anda para penonton di Indonesia bersabar saja. Tahun ini Anda masih menonton Passion of Christ.

Peter/Katoliknews

Komentar