Seorang Imam di Flores Diancam dengan Parang oleh Umatnya

1139
Foto: CNA

Katoliknews – Romo Bernadus Palus, Pr, seorang imam yang berkarya sebagai pastor paroki Mbata, Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur – Flores, NTT mendapat ancaman dari seorang umatnya.

Ancaman dengan mengggunakan parang itu dilakukan oleh Thomas Ndola (45 tahun), umat paroki setempat, pada Selasa 22 Maret 2016.

Kejadian pengancaman Romo Bernadus oleh Thomas terjadi disela-sela turnamen bola voli dalam rangka perayaan Paskah 2016 di depan gereja paroki Mbata.

Saat pertandingan bola voli berlangsung, penonton dikejukan dengan aksi pengacaman warga asal kampung Munde, Desa Rana Mbata-Kota Komba itu. Seraya mengeluarkan parang dari sarungnya Thomas berteriak mengancam Romo Bernadus di depan Gereja Paroki Mbata.

Selain mengancam menghabisi nyawa Romo Bernadus, pria yang baru dua bulan pulang merantau dari Kalimantan tersebut juga mengancam membunuh Frater Ferdinandus dan seorang karyawan paroki, Julian (16 tahun).

“Pada saat pertandingan Volly Ball pelaku mengantar anaknya pulang ke rumah. Sekembalinya mengantar anaknya tersebut pelaku langsung melakukan aksi di depan paroki dengan mengeluarkan parang sambil berteriak,” ujar seorang sumber kepada wartawan yang enggan menyebutkan namanya.

Melihat kejadian tersebut warga yang sedang menonton pertandingan bola voli lari berhamburan menghindari Thomas. Namun ada salah satu warga Domi Jambur dan istrinya mencoba untuk membujuk Thomas agar segera pulang ke rumahnya.

Setelah beberapa saat aksi pengancaman tersebut berlangsung, sekitar pukul 18.00 wita Thomas kemudian berhenti berteriak dan kembali ke rumahnya di kampung Munde.

Mendengar kejadian tersebut, sekitar pukul 20.00 Wita Babinsa Rana Mbata, Koptu Florianus Ansis dan babinsa Paan Leleng, Serda Nikson Luji mendatangi lokasi dan langsung memonitor sambil menunggu pihak yang berwenang yaitu Polsek Kota Komba.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Iptu Lukius Okto Selly membenarkan informasi pengancaman itu. Saat ini, kata dia kasus ini sedang ditangani Polres Manggarai.

Okto Selly mengatakan Rabu 24 Maret 2016 pelaku sudah tiba di Polres Manggarai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tadi pagi baru tiba pelakunya. Kita masih menunggu Romo (Bernadus) dan keluarga dari sana datang,” ujar Okto Selly.

Polisi belum memberikan penjelasan tambahan terkait alasan pelaku melakukan pengancaman, sebab masih dalam pemeriksaan.

Ardy/Katoliknews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here