Umat Katolik dan Muslim Thailand Berkumpul Mempromisikan Harmoni dan Perdamaian

848
Peserta dialog antar agama yang diselenggarakan Pusat Islam Thailand di Bangkok pada 2 April 2016. Foto: CNA/Konferensi Wali Gereja Thailand

Katoliknews – Sejumlah pejabat Gereja Katolik hadir dalam acara peresmian sebuah mesjid di Bangkok, baru-baru ini. Ini bagian dari dialog antar agama serta upaya merawat keharmonisan antara komunitas agama di Thailand.

“Kami membangun jembatan yang kuat dan menghancurkan dinding kebencian dan prasangka” demikian dikatakan Mgr Andrew Vissanu Thanya Anan, wakil sekretaris jenderal Konfrensi Wali Gerja Thailand kepada CNA, 7 April.

Mgr Vissanu sebelumnya bekerja di sektretarit dewan kepausan untuk dialog antar agama. Dia menjadi salah satu pembicara kunci pada seminar 2-4 April dalam rangka perayaan 60 tahun kantor Pusat Islam Thailand.

Seminar itu membahas bagaimana merawat keharmonisan hubungan antar agama dalam masyarakat mulitikultural Thailand. Orang Islam dan Kristen di Thailand sama-sama kelompok minoritas di negara yang 93% penduduknya penganut Budha.

Kepada partisipan dalam acara itu, Mgr Vissanu mengatakan bahwa dialog adalah kunci untuk hidup dan tumbuh bersama secara manusiawi dalam masyarakat multikultural dan dia menekanankan “Itu mungkin”.

“Perbedaaan agama dan tradisi jangan menjadi sebab konflik dan upaya perdamaian adalah tanggung jawab semua orang beriman,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan kepada komunitas Muslim Thailand pesan Paus Fransiskus kepada semua orang beragama untuk bersatu dalam upaya untuk perdamaian. Kepada umat Katolik Thailand ia juga mengajak untuk terus-menerus menjaga perdamaian.

Mgr Vissanu mengatakan pertemuan dengan komunitas Muslim Thailand itu berlangsung dalam suasana penuh persahabatan dan pimpinan komunitas Muslim “mengapresiasi Paus Fransiskus dan gereja Katolik setempat yang berupaya membangun kolaborasi dan dialog dengan kaum Muslim”.

“Dialog antar agama jangan hanya menjadi event atau pertunjukan”,tambah Mgr Vissanu.

Dalam konteks Asia, menurutnya dialog antara agama sangat penting karena masih berkembang berbagai penganiayaan atas nama agama dan tidak adanya perdamaian.

Perayaan di Pusat Islam Thailand diisi juga dengan pertandingan antar agama untuk perdamaian dimana banyak orang Kristen ambil bagian.

“Kita berharap dapat membagi ide dialog kepada anak muda di sekolah,”tandas Mgr Vissanu.

Dalam acara ini, komunitas Katolik dan Muslim juga saling berbagai hadia untuk memperkat ikatan persaudaraan dan komitmen untuk terus bekerja untuk perdamaian, harmoni dan pembangunan Thailand.

CNA/Katoliknews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here