Ormas Islam GP Ansor Hadiri Upacara Pemakaman Uskup Hila

44431
Ormas Islam GP Ansor ikut terlibat dalam prosesi pemakaman Mgr Hilarius Moa Nurak SVD, Senin 2 Mei 2016 (Foto: Grup Facebook Forum Peduli Rakyat Sikka/Higinus Willbrot Krado

Katoliknews – Kultur pluralisme mewarnai prosesi pemakaman almahrum Mgr Hilarius Moa Nurak SVD. Hal itu antara lain terlihat dari hadirnya Pimpinan Wilayah (PW) Organisasi Massa (Ormas) Islam Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepulauan Bangka Belitung pada upacara pemakaman uskup Pangkalpinang itu, Senin 2 Mei 2016.

“Atas nama kemanusiaan kami Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta seluruh PC (Pimpinan Cabang) se-Bangka Belitung turut berduka cita atas meninggalnya Mgr Hilarius Moa Nurak,” ungkap ketua PW Ansor Masmuni Mahatma saat dihubungi Katoliknews melalui telepon selularnya, Selasa (3/5/2016).

Masmuni mengatakan, anggotanya dikerakan untuk memikul peti dan mereka menanggapi secara antusias. “Bahkan yang ikut peti monsinyur adalah Ketua Cabang Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah,” ujar Masmuni.

Menurut Masmuni lagi, Uskup Hilarius Moa Nurak merupakan sesepuh keuskupan Pangkalpinang yang cukup dikenali masyarakat dan telah bekerjasama dengan GP Ansor dalam berbagai kegiatan, diantaranya seminar agama dan kemanusiaan dan juga terlahirnya komunitas Gurindam Babel dimana terhimpun tokoh lintas agama di Babel.

Seperti yang dijelaskan Ketua PW GP Ansor Babel itu, selain Masmuni Mahatma, ikut menghadiri pemakaman Uskup antara lain Wakil Sekretaris PW GP Ansor, Muhamad Sukri; Ketua PC Ansor Pangkalpinang, Wahyu Gusna dan Ketua PC Bangka Tengah, Satriawan serta melibatkan empat orang Banser Ansor, Andoli Ibrahim, Sholikin, Khoirul Anam, dan Muhammad Suherlan.

“Kader Ansor Bangka Belitung turut mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya uskup Hilarius Moa Nurak,” ujar Masmuni.

Diakui Masmuni publik bertanya-tanya kenapa Ansor ikut berpartisapasi dalam prosesi pemakaman itu. “Saya senyum saja ketika ditanya wartawan, kapan saya kenal Monsinyur,” tutur Masmuni.

Selanjutnya ia menjelaskan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejauh ini sangat tinggi dalam toleransi beragama yang tidak pernah ada kesenjangan antar pemeluk agama.

“Hubungan antar pemeluk agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya selama ini sangat baik, tidak terjadi kesenjangan sosial bahkan saling mengisi baik secara tradisi maupun dalam sikap kemanusiaan,” imbuhnya.

Masmuni menambahkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lain salah satunya selalu menjaga, menjalin silaturahmi dan toleran dalam menjalankan ibadah dari berbagai penganut agama yang diakui di Republik Indonesia.

“Dan kami rasa inilah salah satu cara bagaimana kita menjaga keutuhan NKRI dengan keberagaman agamanya dan saling menghargai satu sama lainnya,” pungkasnya.

Keterlibatan ormas Islama dalam prosesi pemakaman Mgr Hila ini mendapat tanggapan positif dari pengguna media sosial di Kabupaten Sikka, Flores, daerah asal Mgr Hila.

Di grup Facebook “Forum Peduli Rakyat Sikka” seorang netizen membagikan foto keterlibatan GP Ansor dalam proses pemakaman itu.

“GP ANSOR Salah satu ORMAS besar Umat ISLAM BANGKA BELITUNG IkUT BERPARTISIPASI MENGANGKAT PETI JENAZAH MGR. HILARIUS DI KOMPLEKS¬†KEUSKUPAN PANGKAL PINANG. Terimakasih Untuk GP ANSOR,“tulis netizen Higinus Willbrot Krado di grup tersebut.

Postinganya itu mendapat respons positif dari anggota grup itu. (Stefan/Peter/Katoliknews)

16 COMMENTS

  1. Inilah Bangka Belitung
    Keragaman adat dan budaya sangat bervariasi namun kebersamaannya sangat patut diacungi jempol

  2. Saya 30 thn tinggal di Babel khususnya Tg. Pandan Belitung, saya sangat merasakan keakraban dan kerukunan umat beragamanya sangat hebat dan tulus, smg dpt terjaga trs shg kebhinekaan NKRI dpt menjd kekayaan bangsa Indonesia Amien

  3. Bagus lah begitu,krn MANUSIA pada dasarnya adalah SAMA krn itu kita manusia hrs RUKUN dan DAMAI kita kan manusia ini MENUMPANG di dunia ini.!

  4. Pada dasarnya MANUSIA itu sama adanya oleh krn itu kita hrs sailing membantu kita paham sebenarnya kita manusia ini hanya menumpang didunia ini,HIDUP INI HANYA SEMENTARA.BERBUATLAH YG TERBAIK KRN KITA BERSAUDARA.!

  5. Semua kita adalah ciptaan Tuhan, hanya kita tempuh cara dan keyakinan berbeda menuju Kerahiman IlahiNya. Jadi berbanggalah bahwa kita bersatu dalam perbedaan, karena dengan demikian kita semakin kaya dalam beramal. Amin

  6. Kami dari Ujung Tmur Indonesia sangat bergembira atas kerja sama Ansor dan umat katolik babel dalam melaksanakan penguburan Mgr. Toleransi ini yang diinginkan oleh Allah dan pendiri bangsa ini untuk hidup rukun dan Damai….karena Damai itu indah.

  7. Indahnya kebersamaan dalam perbedaan…..banyak warna yang indah makin indah lukisan…..

  8. Salut untuk GP ansor..INI BARU INDONESIA, keberagaman adalah Indonesia yg sebenarnya..damai itu indah saudaraku..Senangnya menjaga kerukunan. Sekali lagi salut untuk GP Ansor

  9. NKRI kuat apabila kita selalu menjaga kebesarsamaan dan persaudaraan, dan tetap menghargai perbedaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here