Katoliknews.com– Di tengah gesekan dan konflik separatis selama 40 tahun di Mindanao, Filipina, baru-baru ini sejumlah orang muda katolik di tempat itu menggelar acara buka puasa bersama umat muslim.

Kegiatan tersebut dipelopori oleh kelompok Inisiatif Pemimpin Muda Asia Tenggara, yakni sebuah program pemerintah AS yang bertujuan meningkatkan kesadaran di kalangan orang muda Filipina, terkait pentingnya pelayanan dan keterlibatan masyarakat.

Sebagaimana dilansir Ucanews.com pada Selasa 22 Juni lalu, Abdul Alongan, seorang pemimpin muda Muslim di Cotabato City juga menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah melibatkan orang-orang muda dan membiarkan mereka merasakan makna puasa selama bulan suci ini.

Di sisi lain, Zuein Guantero, seorang Katolik dari Cagayan de Oro City yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, ia sangat mendukung kegiatan seperti ini.

“Meskipun kami bukan dari agama yang sama, tapi kami semua menginginkan hal yang sama, membuat dunia lebih baik,” kata Zuein.

Dalam acara itu juga, sebuah pemandangan indah muncul, kala umat Katolik membuat tanda salib, sementara teman-teman Muslim khusuk berdoa.

Terkait hal itu, Zuein melanjutkan, “Kami ingin fokus pada rebranding, bukan stereotip.Ia lantas berharap, agar kegiatan tersebut mampu melawan persepsi negatif bahwa Muslim dan Kristen di Mindanao berperang.

Roby Sukur/Katoliknews

Komentar