Anggota Legio Maria Bunda Yang Patut Dicintai sedang berdoa sebelum Misa Jumat pertama, 5 Agustus 2016. (Foto: Stefan/Katoliknews)

Katoliknews.com – Sejumlah ibu yang bergabung dalam Legio Maria di Paroki St Theresia, Jakarta sudah bertahun-tahun menjaga kebiasaan unik.

Jika lazimnya umat meminta agar didoakan oleh para imam, mereka justeru memilih berdoa khusus untuk para imam dan biarawan-biarawati.

Itulah yang tampak dalam pantauan Katoliknews.com pada Jumat, 5 Agustus 2016 lalu.

Saat itu, sekitar dua puluh anggota Legio Maria dengan nama “Bunda Yang Patut Dicintai” ini begitu khusuk berdoa.

“Doa itu, doa senakel. Doa senakel ini sudah kami jalani 8 tahun,” ujar Irma Walujo,  Ketua Legio Maria Yang Patut Dicintai kepada Katoliknews.com.

Selain itu, kata Irma, mereka juga mengkoordinir pengakuan dosa rutin setiap Jumat pertama.

“Kami sudah sepuluh tahun mengkoordinir pengakuan dosa pada Jumat pertama,” jelasnya.

Irma Waju, Ketua Legio Maria Bunda Yang Patut Dicintai. (Foto: Stefan/Katoliknews)
Irma Walujo, Ketua Legio Maria Bunda Yang Patut Dicintai. (Foto: Stefan/Katoliknews)

Umat yang mengaku dosa di Gereja itu umumnya karyawan di sekitar kawasan Sudirman dan Thamrin, Jakarta.

Beberapa mengaku berasal dari Paroki Sr Stella Maris, Pluit; St Klara, Bekasi; Trinitas, Cengkareng dan paroki-paroki lain.

Stefan/Katoliknews

Komentar