Paus Fransiskus membacakan cerita untuk anak-anak pengungsi asal Suriah dalam acara makan siang bersama di Vatikan pada Kamis, 12 Agustus 2016. (Foto: Vatican Radio/AFP)

Katoliknews.com – Paus Fransiskus kembali menunjukkan perhatiannya pada masalah pengungsi, di mana ia menjamu makan siang 21 orang pengungsi asal Suriah.

Acara itu digelar di Casa Santa Marta, yang terletak di depan Basilika St Petrus Vatikan, Kamis, 11 Agustus 2016.

Sebagaimana dilansir Vatican Radio, dalam kesempatan itu Paus memberi hadiah berupa mainan serta membacakan cerita untuk anak-anak para pengungsi.

Sebagai balasan, anak-anak itu memberi hadiah berupa gambar Sri Paus.

“Baik anak-anak dan orang dewasa punya kesempatan untuk menceritakan kehidupan baru mereka di Italia kepada Paus Fransiskus,” ujar Juru Bicara Vatikan, Greg Burke, seperti dilansir NBC News.

Para pengungsi ini, yang tinggal di Roma dan dilayani oleh Komunitas Sant’Egido dibawa dari Lesbos, Yunani oleh Paus saat ia mengakhiri kunjungannya di negara itu pada 16 April lalu.

Mereka berangkat dalam dua gelombang, di mana kelompok pertama yang berjumlah 10 orang terbang ke Roma bersama pesawat khusus Bapa Suci, sementara kelompok kedua tiba di Roma pada pertengan Juni.

Paus Fransiskus mengatakan, acara makan bersama itu merupakan ungkapan kepeduliannya pada masalah kemanusiaan, terutama para pengungsi yang dalam beberapa tahun terakhir terpaksa meninggalkan negara mereka akibat konflik.

Edy/Katoliknews

Komentar