(Gambar Ilustrasi)

Katoliknews.com – Seorang Uskup dan tiga Pastor pada 12 Agustus lalu ditangkap karena diduga menyembunyikan informasi terkait kematian seorang gadis di sebuah pastoran di India Selatan.

Diketahui wanita tersebut bernama Fathima Sofia. Ia ditemukan tewas di sebuah Pastoran di Chandrapuram pada 23 Juli 2013 silam.

Sebagaimana dilansir ucanews.com, nama uskup tersebut yakni Mgr Thomas Aquinas, sementara tiga imam itu antara lain Pastor Kulantha Raj, Pastor Madalai Muthu dan Pastor Lawrance Melcure.

Mgr Thomas dan tiga imam itu sudah ditangkap dan bakal dibebaskan dengan jaminan memberikan pernyataan terkait penyebab kematian Sofia.

Berdasarkan Undang-undang di India, penahanan imam-imam itu merujuk pada UU pasal 201, yakni terkait menghilangkan barang bukti atau pemberian informasi palsu tentang peristiwa tersebut.

Selain itu, dijelaskan pula dalam pasal 202, bahwa penangkapan itu terkait kesengajaan menghilangkan informasi tentang kematian Sofia.

Sementara itu, tahun lalu pihak berwajib sudah menahan Pastor H. Arockyaraj yang bertugas sebagai pastor paroki di gereja Stanislaus, Chandrapuram. Pastor ini yang sebelumnya menyatakan bahwa Sofia meninggal karena bunuh diri.

Kasus Ini kembali dibuka tahun lalu oleh ibu korban yang menduga bahwa Sofia meninggal akibat kekerasan seksual oleh oknum-oknum tertentu.

Roby Sukur/Katoliknews

Komentar