Suster Erna Maria saat mengisahkan tentang mendiang Mgr Gabriel Manek

Katoliknews.com – Peserta jelajah sepeda Flores-Timor yang diselenggarakan Harian Kompas mengunjungi dua situs wisata religi di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Jumat 19 Agustus 2016.

Dua tempat wisata religi yang mereka kunjungi  yakni Gereja Tuan Ma dan Kapela Monseigneur (Mgr) Gabriel Manek.

Sebagaimana dilansir Kompas.com, peserta terlebih dahulu mengunjungi Kapela Mgr Gabriel Manek, yakni uskup pribumi kedua setelah Mgr Albertus Soegijapranata.

Suster kepala Kapela Mgr Gabriel Manek, Suster Erna Maria, mengisahkan kepada para peserta terkait proses pemindahan jenazah Mgr Gabriel dari Denver, Amerika Serikat (AS) ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Ia mengatakan, jenazah Mgr Gabriel masih utuh saat diangkat dari kuburnya tahun 2007, setelah 18 tahun dikebumikan.

“Setelah itu jenazah dibawa dan dimakamkan di kapela ini, di Larantuka, dan kerap diziarahi masyarakat,” katanya.

Usai mengunjungi Kapela Mgr Gabriel Manek, para peserta jelajah sepeda mengunjungi Gereja Tuan Ma, yakni gereja yang menjadi tujuan akhir arak-arakan patung Bunda Maria dalam prosesi Semana Santa di Larantuka saat Jumat Agung.

Stevanus Tejo, peserta yang berasal dari Jakarta mengaku terhibur dengan selingan wisata religi yang dialaminya di Flores Timur.

“Ini menjadi pengalaman yang penting karena akhirmya kita jadi tahu sejarahnya seperti apa,” kata Stevanus.

Usai mengunjungi situs wisata religi, peserta bergegas ke Pelabuhan Feri Waibalun, Larantuka untuk menyeberang ke Kupang, Pulau Timor.

Mereka diperkirakan akan tiba di Kupang, Sabtu (20/8/2016) pagi pukul 03.00 Wita dan melanjutkan jelajah sepeda hingga Atambua.

Yohanes Trisno/Katoliknews

Komentar