Kardinal Pietro Parolin, Sekertaris Negara Vatikan. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Pihak Vatikan menyampaikan harapan untuk bisa memulihkan hubungan diplomatik dengan China, yang sempat terganggung selama puluhan tahun.Hal itu disampaikan Sekertaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Ia menyatakan, pulihnya hubungan dengan Negeri Tirai Bambu tidak hanya akan membawa keuntungan bagi sekira 12 juta umat Katolik di China, tetapi juga berkontribusi penuh terhadap perdamaian dunia.

“Celso Contantini (delegasi pertama Vatikan ke China pada 1922) berhasil menjalankan misi yang sangat penting: menjembatani hubungan China dengan Vatikan. Keberhasilan itu dipandang penting oleh Paus Fransiskus dan saya yakin demikian halnya Pemerintah China,” ujar Parolin seperti dilansir Asian Correspondent, Minggu, 28 Agustus 2016.

Perbaikan hubungan antara kedua negara itu diyakini dapat mengurangi penderitaan umat Kristiani di China.

Bagi Beijing, peningkatan hubungan dengan Vatikan akan membantu meringankan kritik terhadap catatan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) mereka.

Vatikan adalah salah satu dari 22 negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan China.

Namun, sejumlah pemimpin umat Katolik dan akademisi China di Italia menentang perbaikan hubungan tersebut.

“Gereja Katolik menentang keras kebijakan seperti aborsi, kontrasepsi, kebijakan satu anak, dan juga hukuman mati. Kami percaya dengan kebebasan, demokrasi, dan HAM. Sangat penting China juga memahami hal tersebut,” ujar Pastor Alexander Lucie-Smith.

China memutuskan hubungan diplomatik dengan Vatikan tidak lama setelah Partai Komunis (PKC) berkuasa pada 1951.

Edy/Katoliknews

 

Komentar