Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pada dasarnya tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan.

“Apapun tujuannya dan apapun alasannya,” ujarnya, Senin, 29 Agustus 2016 merespon teror bom yang terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosef, Medan, Sumatera Utara.

Ia menegaskan, aksi yang dilakukan Ivan Armadi Hasugian, pemuda 18 tahun itu adalah tindakan kriminal yang harus ditindak secara tegas.

Lukman juga meminta aparat kepolisian untuk segera menyelidiki kasus ini secara tuntas termasuk menangkap aktor di baliknya.

Ia pun menghimbau agar setiap anak muda, terutama yang Muslim untuk belajar agama hanya dari guru-guru agama yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan ajarannya, bukan belajar dari situs-situs di internet yang tidak jelas.

“Artinya belajar agama itu harus dari sumber yang jelas, dari guru-guru atau ustad-ustad yang memang punya rekam jejak yang bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Edy/Katoliknews

Komentar