Uskup Malang, Mgr Henricus Pidyarto OCarm. (Foto: dokpenkwi.org)

Katoliknews.com – Pada hari ini, Sabtu, 3 September 2016, Uskup Malang, Mgr Hendricus Pidyarto Gunawan OCarm ditahbiskan.

Ia menggantikan tugas dan tanggung jawab Mgr Herman Joseph Sahadat Pandoyoputro OCarm yang sudah mengundurkan diri terkait dengan usianya yang sudah mencapai angka 75 tahun.

Bagaimana latar belakang Mgr Pidyarto?

Sebagaimana dilansir situs Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia, dokpenkwi.org, ia adalah putera asli daerah Malang yang lahir pada tanggal 13 Juli 1955.

Ia mengikrarkan kaul kekalnya pada 18 Januari 1981dan menerima tahbisan imamat pada tanggal 7 Februari 1982 di Malang.

Kakak kandungnya adalah juga seorang Karmelit, yakni Pastor Antonius Maria Kristijanto “Anton” Gunawan, OCarm yang  meninggal dunia pada tanggal 2 Oktober 2015.

Saat ditunjuk Paus Fransiskus menjadi uskup, Mgr Pidyarto berstatus sebagai dosen Kitab Suci Perjanjian Baru, Surat-surat St. Paulus dan Injil Sinoptik di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana di Malang.

STFT Widya Sasana adalah sekolah pendidikan calon imam untuk para frater diosesan Keuskupan Malang, Keuskupan Palangkaraya, CDD, SVD Provinsi Jawa-Bali, Lazaris (CM) dan beberapa tarekat religius lain.

Ia menjalani tugas sebagai dosen STFT sejak 1986.

Mgr Pidyarto merupakan doktor teologi biblis (Kitab Suci), lulusan Universitas St. Thomas di Roma. Ia menyelesaikan studi doktoralnya pada 1990 setelah sebelumnya meraih S1 pada 1982 dari STFT Widya Sasana dan 21 dari Institutum Biblicum, Roma pada 1986.

Pada 1992–1996 pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Biblika Indonesia (LBI) dan kemudian menjadi ketua di lembaga itu pada 1996–2004.

Edy/Katoliknews

Komentar