Koor dalam Misa di Wilayah St Antonius, Paroki St Bernadet, Ciledug, Minggu, 4 September 2016. (Foto: Stefan/Katoliknews)

Katoliknews.com –  Mengatasi kendala belum adanya Gereja, umat Paroki St Bernadeth Ciledug, Keuskupan Agung Jakarta memilih menggelar Misa pada setiap Hari Minggu di rumah umat.

Kepala Paroki, Pastor Lammarudut Sihombing CICM mengatakan, Misa di wilayah merupakan bagian dari upaya memelihara kesatuan antarumat.

Ia menjelaskan, Vikjend Keuskupan Jakarta pernah menganjurkan agar Misa di wilayah ditiadakan dan digabung di gereja darurat di paroki itu, yang berbentuk tenda.

“Tetapi saya belum mau,” ujarnya di Pastoran Ciledug Minggu 4 September 2016.

Menurut Pastor Lamma, ada beberapa wilayah yang menjadi tempat Misa, yakni Wilayah St Antonius, Wilayah St Isodorus, Fransiskus Xaverius, Yohanes dan Pondok Lestari.

Pada Minggu kemarin, yang merupakan Minggu biasa XXIII, sekitar 200-an umat ikut dalam Misa di rumah milik dr Herman Hasan dan dr Santy Sulistya Tjandrakesuma di Wilayah St. Antonius.

Rumah ini terletak di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, yang juga merupakan tempat praktek dr Santy, sehingga ruang obat dipakai sebagai sakristi.

Usai Misa, kepada Katoliknews.com, dokter Herman mengatakan, ia merasa bangga karena rumahnya sering mendapat giliran untuk menjadi lokasi Misa Mingguan.

“Saya bersyukur tiap kali lingkungan Antonius I yang bertugas, rumah saya dipakai untuk Misa,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan dr Santy. Ia pun memaknai hal itu sebagai kesempatan mendapatkan berkat.

“Puji Tuhan, bisa Misa di rumah kami. Tentunya berkatnya akan dicurahkan kepada kami,” ujarnya.

dr Herman Hasan dan dr Santy Sulistya Tjandrakesuma, Wilayah St. Antonius. (Foto: Stefan/Katoliknews)
dr Herman Hasan dan dr Santy Sulistya Tjandrakesuma, Wilayah St. Antonius. (Foto: Stefan/Katoliknews)

Sementara itu, Widodo, salah seorang umat wilayah itu, mengaku bahwa Misa di wilayah itu membuktikan bahwa umat tidak meninggalkan Tuhan, tetapi terus menjadi rekan perjalanan Yesus dalam memikul salib.

“Umat di wilayah kami orang-orangnya suka mencari Tuhan di tengah kesulitan mendirikan gereja,” ujarnya.

Antusiasme umat juga ditunjukkan dengan koor indah dalam Misa minggu kemarin.

Stefan/Katoliknews

Komentar