Gereja Stasi Santa Maria Immaculata Bama Paroki Lewokluok Bama, Keuskupan Larantuka, Flores. (Foto: Penakatolik.com)

Katoliknews.com – Uskup Larantuka Mgr Frans Kopong Kung Pr meresmikan Gereja Stasi St Maria Immaculata Bama Paroki Lewokluok Bama, Keuskupan Larantuka, Flores, pada Rabu 7 September 2016 lalu.

Pembangunan gereja tersebut baru saja rampung setelah dibangun sejak 12 tahun yang lalu.

Sebagaimana dilansir Penakatolik.com, dalam misa peresmian, Mgr Frans mengatakan bahwa Tuhan adalah yang paling utama dalam pembangunan gereja ini.

“Kalau tanpa campur tangan Tuhan semua yang dikerjakan manusia sia-sia belaka. Pada masa sulit pembangunan, Tuhan mau menguji iman kita, apakah kita sanggup keluar dari masa sulit itu,” kata Mgr Frans.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Immaculata, David Uje Kabelen mengatakan bahwa ia mengapresiasi keterlibatan umat stasi dan para donator terkait pembangunan gereja itu.

Gedung gereja tersebut, kata dia, sudah dibangun sejak tahun 1972, lalu ambruk diterjang gempa tektonik yang melanda Flores tahun 1992.

“Saat itu mulai muncul wacana untuk membangun kembali gedung gereja. Pada 24 September 2000 dilakukan peletakan batu pertama. Namun karena kendala dana maka pembangunan terhenti bulan Januari 2009,” ujar David.

Pembangunan gereja itu menghabiskan dana sebesar 5,1 miliar rupiah. Dana itu bersumber dari swadaya umat dan bantuan lain hingga dari para donator luar negeri seperti Jerman dan Italia.

Selain pemberkatan gereja, saat itu Mgr Frans juga menerimakan Sakramen Penguatan kepada 664 anak.

Roby Sukur/Katoliknews

Komentar