Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berpidato mewakili Delegasi Muslim dalam dialog di Assisi, Selasa, 20/09/2016.

Katoliknews.com – Ketua Dewan Pertimbangan MUI dan mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan, ia berharap adanya harmoni antara umat Katolik dan umat Islam.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya saat mewakili delegasi Islam dalam dialog lintas agama dan budaya di Assisi, pada Selasa, 20 September 2016.

Sebagaimana dilansir Mediaindonesia.com, Din mengatakan bahwa Islam adalah agama perdamaian, dan misi kerasulan Muhammad SAW adalah menyebarkan perdamaian dan kasih sayang.

“Tidak ada akar dalam agama-agama termasuk Islam bagi kekerasan. Maka, umat berbagai agama harus meniadakan segala bentuk kekerasan, baik fisik, verbal seperti sikap fobia terhadap pihak lain, kekerasan modal, maupun kekerasan negara,” kata Din.

Selain itu, ia juga meminta semua umat dari berbagai agama untuk bersatu menanggulangi peradaban dunia yang rusak parah.

“Itu merupakan adalah tanggung jawab keagamaan yang sejatinya adalah untuk umat manusia dan kemanusiaan,” ujar Din.

Sementara itu, dalam sambutanyan, Paus Fransiskus sendiri mengatakan, penting bagi para tokoh agama mengajak umat masing-masing untuk berdoa bagi perdamaian.

“Akan baik jika kita semua merasa malu, malu bahwa manusia, saudara dan saudari kita, tega berbuat demikian (melakukan kekerasan atas nama agama),” katanya seperti dilansir Voa.com.

Dialog lintas agama ini diprakarsai Komunitas Santa Egido yakni ormas umat Katolik sedunia.

Acara itu dihadiri juga oleh Wakil Syaikh Al-Azhar, Sekjen Dewan Gereja Sedunia, Patriach Gereja-Gereja Ortodoks Kristen, serta tokoh-tokoh Buddha, Hindu, dan ribuan umat.

Roby Sukur/Katoliknews

Komentar