Diskusi Lintas Agama yang diadakan Umat Paroki Salib Suci Tropodo, Sidoarjo dalam rangka memeriahkan Natal 2016 (Foto Surya.co.id)

Katoliknews.com – Dalam rangka memeriahkan perayaan Natal 2016, segenap umat Paroki Salib Suci Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur menggelar acara bertajuk Silaturahmi Lintas Iman, Jumat 30 Desember 2016.

Sebagaimana diberitakan Surya.co.id, puluhan undangan menghadiri acara tersebut, termasuk juga para pemuka agama dari berbagai kepercayaan,
seperti agama Islam dan Hindu, serta para pejabat dan akademisi.

Jusi Qwensi, Ketua Seksi HAK (Hubungan antar Agama dan Kepercayaan) Gereja Paroki Salib Suci menuturkan, acara ini diadakan untuk menguatkan rasa Bhinneka Tinggal Ika.

“Acara memang tidak terlalu lama, sekitar dua jam. Namun harapannya dengan acara seperti ini kami jadi bisa saling memahami dan melakukan diskusi,” katanya.

Selain para pemuka agama dan akademisi, kelompok Gus Durian Sidoarjo juga hadir. Kelompok Gus Durian adalah kelompok yang sangat mengidolakan cara hidup Alm. Gus Dur.

Dalam diskusinya, Dodi, ketua kelompok Gus Durian Sidoarjo memberikan masukan untuk mengajak anak muda ikut di tiap sesi diskusi semacam ini.

“Masa setiap kali diskusi ketemunya romo ini, kan sudah sepuh semua. Padahal yang akan melanjutkan dan menjadi penerus bangsa ini adalah anak-anak muda. Soal Bhinneka Tunggal Ika, sebenarnya remaja kita sudah paham tentang perbedaan (Binneka), yang belum itu Tunggal Ika-nya, menghargai dan memahami,” terangnya.

Dodi melanjutkan, tanda bahwa para remaja tidak sering mengikuti diskusi bisa dilihat dari cara anak muda komunikasi. Kebanyakan di antara mereka enggan menyapa, termasuk kepada tetangga sebelahnya yang berbeda keyakinan.

“Supaya hal ini tidak terjadi, krisis Bhinneka Tunggal Ika ini, kita harus sering melakukan silaturahmi,” tambahnya.

(Yohanes Trisno/Katoliknews)

 

Komentar