Mgr Julianus Sunarka SJ. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Mgr Julianus Sunarka SJ, Uskup Purwokerto resmi mengundurkan diri usai Vatikan mengabulkan permohonan uskup tersebut yang memasuki usia pensiun.

Hal itu disampaikan RD Tarcisius Puryatno, Vikjen Keuskupan Purwokerto dalam sebuah pengumuman resmi pada Kamis, 29 Desember 2016.

“Bapa Suci, Paus Fransiskus, telah menerima surat pengunduran diri Mgr J Sunarka SJ, sebagai Uskup Keuskupan Purwokerto,” demikian kutipan surat RD Tarcisius.

Dalam surat tersebut, ia melampikran keputusan Bapa Suci yang dikirmkan melalui Apostolic Nuncio, Archbishop Antonio Guido Filipazzi.

“His Holiness Pope Francis has accepted your resignation as Bishop of Purwokerto. The date of publication of the above decision will be Thursday, 29 December 2016, at noon in Rome,” demikian pernyataan Paus.

Ia menjelaskan, Bapa Suci sungguh menghargai pelayanan dan penggembalaan Mgr. J. Sunarka SJ yang murah hati dan akan selalu mengingat beliau dalam doa-doanya.

“Grateful for your generous service as Bishop of Purwokerto. I renew to you my personal sentiments of appreciation for your dedicated shepherding and the assurance of special remembrance in prayer,” lanjut Paus.

RD Tarcisius pun meminta agar keputusan Bapa Suci ini diumumkan juga dalam Perayaan Ekaristi pada Sabtu dan Minggu, 31 Desember 2016 dan 1 Januari 2017.

“Dengan lowongnya tahta uskup, maka jabatan lainnya juga terhenti, yakni Kuria, Dewan Imam, Dewan Moneter dan Dewan Pastoral. Selama tahta lowong, Keuskupan Purwokerto akan dipimpin oleh Kolegium Konsultores,” tulis RD Tarcisius.

Mgr Sunarka lahir di Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 25 Desember 1941. Ia kini memasuki usia 75 tahun, yang merupakan usia pensiun bagi para uskup, sebagaimana ditetapkan dalam aturan Gereja.

Ia telah menjabat sebagai Uskup Purwokerto sejak 10 Mei 2000.

Stefan/Katoliknews

Komentar