Paus Fransiskus (Foto: International Kompas)

 

Katoliknews.com – Kepolisian Kota Grumo Appula, di wilayah Apulia, Italia selatan membatalkan pegelaran misa arwah untuk  seorang Bos mafia, Rocco Sollecito yang ditembak mati di Kanada bulan Mei lalu.

Misa tersebut rencananya akan digelar pada Selasa, 27 Desember 2016 dan dimpin oleh Pastor Michele delle Foglie.

Sebagaimana dilansir Kantor Berita Reuters, pelarangan ini lantas membuat membuat Pastor Foglie geram dan berencana mengadu ke Vatikan.

”Saya sedang berpikir untuk mengadukannya kepada Paus Fransiskus, sehingga dia dapat menerima saya sebagai seorang ayah yang menyambut anak untuk berduka,” katanya.

“Misa arwah tidak digelar untuk menghormati orang meninggal, itu untuk mengingat kematian dan mengingat dosa, meminta kasih sayang Tuhan. Setiap Umat  berhak meminta pengampunan Tuhan, siapapun dia,” lanjutnya.

Pastor Foglie sejatinya sudah mengundang umat setempat ke gereja untuk melaksanakan misa bagi Sollecito. Misa itu diminta oleh keluarga Sollecito sendiri.

Langkahnya ternyata mendapat tanggapan negatif dari Pastor Luigi Ciotti, pendiri salah satu organisasi anti-mafia di Italia.

Pastor Ciotti mengatakan, Pastor Foglie bertindak salah dengan menyebarkan undangan umum kepada masyarakat untuk sebuah misa keluarga, hal mana yang dapat memancing kericuhan mengingat reputasi Sellecito.

Sementara itu Wali kota setempat, Michele D’Atri, yang tak setuju dengan misa untuk bos mafia itu meminta agar Pastor Foglie dicopot.

Hingga kini pihak Vatikan belum mengonfirmasi apakah Paus Fransiskus akan menerima pengaduan  Pastor Foglie atau tidak.

 

Yohanes Trisno/Katoliknews

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar