Taher Hammad (Foto: ist)

Katoliknews.com – Sekretaris Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Hammad mengungkapkan bahwa penduduk Islam dan Kristen hidup dengan damai dan harmonis di Palestina.

Sebagaimana dilansir netralnews.com pada Selasa, 3 Januari 2017, Taher mengatakan bahwa di Palestina, masyarakat percaya kepada Alquran dan Isa Almasih. Penduduk Nasrani juga dekat dengan Islam, dimana 25 persen penduduk Palestina beragama Katolik, Protestan, dan Ortodoks.

“Merupakan hal biasa di negara kami bila umat muslim mendengarkan lagu Natal ataupun membaca Alquran di gereja,” katanya.

Ia menuturkan, konflik yang terjadi di Palestina saat ini bukan konflik agama tetapi lebih kepada masalah ekonomi, sehingga Israel ingin umat Kristiani di Palestina menyingkir dari Palestina, padahal penduduk Palestina dapat hidup dalam kerukunan dan keharmonisan.

Sayangnya beberapa waktu belakangan ini, banyak umat Kristiani yang keluar dari Palestina. Hanan Ashari, salah seorang pemimpin Palestina adalah Nasrani sama seperti Penasehat Presiden saat ini juga adalah Nasrani,” kata dia.

Belum lama ini, sebuah Vocal Group asal Palestina datang ke Indonesia untuk mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungan untuk negara mereka selama ini.

Selain itu, kedatangan mereka juga untuk menyuarakan perdamaian dan membagikan rasa persaudaraan.

 

Katoliknews/Yohanes Trisno

Komentar