Mgr Filipazzi: Mari Doakan Sesama Umat Katolik yang Belum Memiliki Tempat Ibadah

281
Misa Peresmian Gereja Paroki Keluarga Kudus Cibinong, Keuskupan Bogor, Rabu 25 Januari 2017 (Foto: Netralnews.com)

Katoliknews.com – Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Fiipazzi, Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dan Uskup Emeritus Keuskupan Bogor Mgr Michael Cosmas Angkur OFM menjadi selebran utama dalam Misa peresmian Gereja Paroki Keluarga Kudus Cibinong, Jawa Barat, Rabu 25 Januari 2017.

Dalam kotbahnya, Mgr Filipazzi mengajak seluruh umat yang hadir untuk mendoakan saudara–saudara seiman yang karena berbagai situasi belum memiliki tempat ibadah.

“ Ada yang kekurangan finansial, beberapa juga dibatasi, maka dari itu mari doakan saudara-saudara yang karena situasi tersebut tidak putus asa dan memiliki tempat untuk memuji Allah yang layak dan memperoleh kebebasan beribadah sebagai kewajiban,” katanya.

Ia mengimbau kepada para umat untuk saling menghargai sesama dan bersemangat untuk bersyukur kepada Allah, karena Allah dapat membalas para umat yang senantiasa berusaha berkarya tanpa pamrih.

Bagi Mgr Filipazzi, terdapat tiga unsur kerukunan yang dapat dijadikan sebagai refleksi dalam peresmian, yakni makna Gereja yang didedikasikan pada Allah, Gereja yang mengambil nama Keluarga Kudus Nazareth dan Gereja yang merayakan pertobatan St. Paulus yang selalu diperingati pada 25 Januari.

Ia juga menghimbau pada Umat untuk selalu menjaga kebersihan Gereja selama dan sesudah Perayaan Misa Ekaristi.

“Gereja merupakan tempat dengan penuh rasa hormat dan menjaga kebersihan merupakan bentuk memahami arti Gereja,” kata dia.

Ia berharap Gereja dapat bersungguh-sungguh membimbing umat dan orang muda dengan cinta kasih, dimulai dari keluarga karena keluarga merupakan Gereja kecil, membangun panggilan rohani dan tempat pertama untuk belajar berdoa, tempat berdialog dan saling menerima tanpa pandang bulu.

“Gereja merupakan perjumpaan umat bersama Kristus dalam sabda melalui liturgi Gereja, sehingga jangan dianggap perkumpulan biasa saja,” tegas Mgr Filipazzi di akhir kotbahnya.

 

Yohanes Trisno/Katoliknews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here