Salah Satu Biara Susteran yang ada di India (Foto: Independent).

Katoliknews.com – Sebuah Keuskupan di India Selatan tengah mempertimbangkan untuk menggunakan kamera keamanan dan langkah-langkah lain untuk mengekang pelecehan seksual oleh imam setelah seorang imam ditangkap atas tuduhan memperkosa seorang gadis remaja.

Sebagaimana dilansir Independent, Uskup Keuskupan Mananthavady, India untuk sementara menonaktifkan Pastor Robin Vadakkancheril dari tempat tugasnya di Paroki St. Sebastian di Kota Kottiyoor.

Hal ini disampaikan oleh Pastor Nobel Parackal, seorang petugas media keuskupan di Negara Bagian Kerala pada Kamis,9 Maret 2017.

Vadakkancheril ditangkap akhir bulan lalu setelah seorang gadis berusia 17 tahun dari paroki St. Sebastian melahirkan bayi tanpa ayah yang jelas.

Kumar, salah seorang Polisi setempat mengatakan gadis itu awalnya menolak untuk memberi tahu nama ayah sang bayi.

“Ia awalnya malu, ia tak berani. Namun setelah berulangkali ditanyakan, ia akhirnya mengakui bahwa Pastor Vadakkancheril telah memperkosanya hingga hamil di saat memberikan pelajaran privat komputer,” kata Kumar.

Kumar mengatakan bahwa gadis itu berasal dari keluarga miskin dan selama ini ia tinggal di sebuah panti asuhan yang dikelola biarawati Katolik.

“Kami juga akan melakukan penyelidikan setidaknya terhadap lima biarawati yang diduga membantu menutupi kasus pemerkosaan ini,” lanjut dia.

Kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap remaja wanita India akhir-akhir ini tengah merebak.

Beberapa terjadi di jalanan, namun beberapa juga terjadi secara tertutup, seperti yang dialami gadis yang hidup di Panti Asuhan ini.

Katoliknews/Yohanes Trisno

 

Komentar