Warga Mesir di Kota Alexandria tumpah ke jalan begitu mendengar ada ledakan bom di pelataran sebuah gereja di kota itu, Minggu (9/4/2017). Foto: Kompas.com.

Katoliknews.com – Sebuah bom bunuh diri menwaskan setidaknya 26 Umat yang tengah mengikuti Misa Minggu Palma di Gereja Kristen Koptik di Kota Tanta, Mesir.

Seperti dilansir Los Angeles Times, Minggu, 9 April 2017, serangan bom bunuh diri menghancurkan sebagian Gereja yang berjarak sekitar 90 mil dari ibu kota Kairo.

Tim penyelamat mengatakan telah menemukan 26 jasad, sedangkan 70 jemaat yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Selain di Kota Tanta, ledakan bom serupa juga terjadi di pelataran Gereja Koptik di Kota Alexandria,  yang menewaskan 11 Umat.

Sejumlah saksi mata mengatakan, pelaku meledakkan bom yang dibawanya, bukan meletakkan bom di bawah kursi seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Ahmed Abu Zeid, juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, melalui Twitternya membenarkan kejadian tersebut.

”Aksi teror kembali menghantam Mesir saat perayaan Minggu Palma. Serangan keji yang tak akan menggoyahkan warga Mesir,” kicau Zeid di twitternya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kondisi dan siapa pelaku teror ini.

Ini bukan pertama kali gereja Kristen Koptik di Mesir diserang oleh pelaku bom bunuh diri.

Pada Desember lalu, sebuah bom mobil di dekat Katedal Koptik di Kairo menewaskan 25 orang dan sebanyak 45 orang lainnya mengalami luka-luka.

 

JTP/Katoliknews

Komentar