Ketua MUI NTT, H Abdul Makarim (Foto: Timorexpress),

Katoliknews.com – Menjelang Hari Raya Paskah 2017, Ketua Majelis Ulama (MUI) NTT, H Abdul Kadir Makarim menghimbau kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur khususnya Umat Muslim untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama, Selasa, 11 April 2017 .

Sebagaimana dilansir VoxNtt.com, Karim mengatakan soal kerukunan umat beragama bukan hal baru dalam kehidupan masyarakat NTT.

“Hubungan keakraban, kerukunan yang selama ini diperlihatkan dan dijalankan oleh kita bersama baik agama mana saja, saya kita perlu dipertahankan. Mari kita yang tidak merayakan Paskah kita menghormati, mengawal kegiatan ini sehingga benar-benar lancar,” kata dia.

Untuk itu, kata Karim, Umat muslim akan bekerja sama dengan pihak keamanan untuk membantu mengamankan perayaan paskah.

“Sebuah kegiatan yang cukup besar semisal hari raya keagamaan tidak boleh kita hanya melimpahkan tanggung jawab keamanan dan kelancarannya pada aparat keamanan saja,” tegas dia,

Ia mengatakan, keamanan juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, khususnya bagi masyarakat pemeluk agama lainnya.

“Contohnya adalah Prosesi Paskah di Larantuka dan Pawai Paskah di Kota Kupang yang setiap tahunnya selalu melibatkan umat pemeluk agama lain,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai ketua MUI NTT, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk menghormati, menjaga keamanan dan kelancaran ibadah Paskah.

 

JTP/Katoliknews

Komentar