Pihak Kepolisian Ambarawa saat memeriksa sumber ledakan di Gereja St. Yusuf, Kamis (13/4). (Foto: Antara).

Katoliknews.com – Sebuah ledakan terjadi di Gereja Katolik Santo Yusuf, Jl Mgr Sugiyapranata, Ambarawa, Jawa Tengah pada Kamis, 13 April 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

 
Sebagaimana dilansir Kompas.com, ledakan tersebut berasal dari benda diduga bom molotov yang dilempar pria tak dikenal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ledakan tersebut cukup mengagetkan sebagian umat yang tengah mempersiapkan ibadah misa Kamis Putih di Gereja Jago, sebutan lain dari Gereja Santo Yusuf.

Secara spontan, mereka berhamburan keluar dan mendatangi sumber suara di pintu selatan gereja.

“Awalnya saya kira suara petasan, tapi kok berulang-ulang. Setelah di cek di gerbang selatan ternyata ada apinya dan banyak botol-botol di situ,” kata Eko Setia Budi, karyawan Gereja Jago.

Saat warga berupaya memadamkan api, kata Eko, seorang pria bertingkah mencurigakan menjauh dari gereja menyeberangi jalan raya.

Pria tersebut kemudian ditangkap oleh polisi yang kebetulan sedang berpatroli.

“Pria berkaus putih rambutnya gondrong tersebut langsung diamankan dan dibawa ke pos satpam gereja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pria tersebut kemudian digelandang ke Mapolsek  Ambarawa.

Efek dari kejadian ini, keamanan di lingkungan Gereja Jago semakin di perketat, terutama menjelang pelaksanaan misa Kamis Putih.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Informasi dari petugas di lapangan itu suara petasan, tapi masih didalami lebih lanjut,” katanya.

Menurut dia, seorang terduga pelaku telah diamankan ke Polsek Ambarawa.

Ia menuturkan, petugas masih mendalami alasan terduga pelaku itu melakukan perbuatannya.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Djarod belum bisa menjelaskan identitas pasti terduga pelaku itu.

 

JTP/Katoliknews

Komentar