Paus Fransiskus (Foto: ist).

Katoliknews.com – Pihak Istana Kepresidenan Amerika Serikat atau Gedung Putih berharap akan ada pertemuan antara Paus Fransiskus dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat keduanya berkunjung ke Eropa bulan Mei nanti.

“Jelas, kita akan merasa terhormat kita bisa bertemu dengan yang mulia,” ujar Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer seperti dilaporkan TIME, Kamis (20/4/).

Perjalanan Trump ke Eropa akan sejalan dengan KTT NATO di Brussels dan KTT G-7 di Sisilia, menurut pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih awal tahun ini.

Hal ini merupakan sinyal resmi pertama Trump yang akan mengikuti jejak dari setiap Presiden AS dari Dwight D Eisenhower hingga Barack Obama dalam mengunjungi Paus di Vatikan.

Menurut Spicer, ada banyak topik yang diprediksi akan dibahas Trump dengan Paus Fransiskus.

“Sempat terjadi ketegangan antara Presiden Trump dan Paus Fransiskus ketika pemilihan Presiden AS pada 2016 lalu. Oleh karena itu, penting ada pertemuaan di antara keduanya,” kata dia.

Pada Februari 2016, Paus Fransiskus mengkritik keras keinginan Trump yang saat itu masih capres Partai Republik terkait membuat tembok perbatasan di Meksiko.

Atas hal itu pula banyak pihak yang ragu akan terjadinya pertemuan antara Trump dengan Paus Fransiskus di kemudian hari.

Namun, sejalan dengan pernyataan Gedung Putih, Uskup Agung Angelo Becciu yang merupakan jubir Vatikan memberi respon positif terkait rencana pertemuan itu.

“Paus Fransiskus selalu siap untuk menerima kepala negara yang meminta bertemu dengannya,” kata Uskup Becciu kepada kantor berita ANSA, Italia.

 

JTP/Katoliknews

Komentar