Uskup Agung Merauke, Mgr Nicolaus Adi Seputra MSC (Foto: ist).

Katoliknews.com – Uskup Agung Merauke, Mgr Nicholaus Adi Saputra, MSC pada Kamis, 20 April 2017 mengkritik kebiasaan Umat Katolik yang seringkali menggunakan telepon seluler saat Perayaan Ekaristi berlangsung.

Dilansir Suara.merauke.go.id, Mgr Nicholaus mengatakan ketika sedang beribadah di dalam rumah ibadah, Umat harusnya fokus pada Misa atau Ibadah yang sedang terjadi.

“Tidak boleh menggunakan Hand Phone untuk online, sms, telpon atau bermain game. Bahkan dilarang bercerita atau ngobrol waktu ritual keagamaan sementara berlangsung,” kata dia.

Namun, lanjut dia, sangat disayangkan karena masih banyak orang yang tidak menyadari akan cara menghormati Tuhan Allahnya di tempat-tempat ibadah dan dalam suasana doa.

“Ada yang dengan sengaja menelepon bahkan sepanjang waktu sembahyang, sebagian dengan sungguh-sungguh menjalaninya tetapi sebagian nya lagi asyk bermain HP. Ini selalu terjadi pada kalangan anak-anak dan remaja, bahkan kadang orang dewasa,” katanya.

“Ketika orang ke gereja, adalah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tuhan dan juga mohon berkat untuk kehidupan yang selanjutnya. Supaya dia juga menjadi saluran kasih karunia Tuhan kepada sesamanya. Kalau fokusnya pada HP, ini sangat disayangkan,” lanjut dia.

Disini, kata Mgr Nicholaus, para orangtualah yang seharusnya paling berperan dalam menanamkan nilai kebenaran, rasa menghormati dan sikap yang baik kepada anak-anaknya.

“Terutama menanamkan sikap takut akan Tuhan dan menghormati-Nya. Sehingga segala firman yang diwartakan dalam rumah ibadah atau dimana saja dapat meresap dalam hati dan akal budi mereka sejak dini,” tutup dia.

JTP/Katoliknews

Komentar