Uskup Sanggau, Mgr Yulius Mancucini (Baju Putih) dan Bupati Sekadau, Rupinus (Baju Hitam). Foto: ist.

Katoliknews.com – Bupati  Sekadau, Rupinus dan Wakil Bupati, Aloysius meresmikan penggunaan Gereja Santo Gabriel Stasi Ensali, desa Sungai, Ringin Kecamatan Sekadau Hilir,Paroki Sekadau, Kalimantan Barat pada Minggu, 23 April 2017.

Dilansir Tribbunnews.com, usai diresmikan oleh Bupati Rupinus, Gereja ini diberkati oleh Uskup Sanggau, Mgr.Yulius Mencucini, CP.

Dalam upacara sakral tersebut, hadir pula Pastor paroki Sekadau, Kristianus, CP.

Ketua Panitia Hendrikus Endang dalam laporannya menyampaikan luas bangunan Gereja tersebut 8×18 m2.

“Atas nama umat stasi Ensali saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten sekadau yang sudah membantu kami dalam membangun gereja ini. Kami berjanji tetap mendukung Pal Rupinus dan Pak Aloysius. Kami juga mengucapak terima kasih kepada bapak uskup dan pastor paroki yang sudah banyak memberikan pembinaan kepada kami, sehingga pembangunan gereja ini bisa diselesaikan. Kami merasa bangga atas kehadiran bupati, wakil bupati uskup, Pastor paroki dan seluruh undangan di kampung kami,” ujarnya.

Hendrikus melaporkan pembangunan gereja Ensali ini menelan dana kurang lebih Rp 311juta.

 

Sementara itu Uskup Sanggau Yulius Mencucini, CP dalam sambutannya  mengatakan Umat Katolik stasi Ensali sudah berhasil membangun gedung gereja yang megah, hal ini mencerminkan mereka akan Tuhan.

“Gereja ini bukti umat mencintai dan dekat dengan tuhan, bukti kebaktian umat kepada tuhan, bukti perutusan umat ensali kepada tuhan,” kata dia.

“Apa guna mendirikan gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembayang. Umat mendirikan gereja ini bukti Umat mencintai tuhan, untuk itu gereja ini harus diisi dengan kegiatan doa. Saya juga minta Pemimpin Umat harus hadir bersama Umat, bila mana ada masalah, ajak umat berdoa di gereja,” pesan Uskup Yulius.

 

JTP/Katoliknews

 

Komentar