Umat Paroki Gisting Tewas Ditikam Saat Hendak Mengikuti Misa

6004
Rumah kediaman Alm Tarno (84) saat dikunjungi para pelayat (Foto: tribbunnews.com).

Katoliknews.com – Tarno (84) salah seorang Umat Paroki St Pius Gisting, Pekon Gisting, Lampung tewas ditikam pria tak dikenal saat hendak mengikuti Perayaan Ekaristi pada Minggu, 18 Juni 2017 lalu.

Dilansir Tribbunnews.com, kejadian berlangsung tepat di jalan samping bangunan gereja pada pkl 06.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Talang Padang AKP Yoffi Kurniawan, mulanya pelaku yang menggunakan jaket dan jelana berwarna gelap ditambah helm yang tertutup datang ke gereja mengendarai sepeda motor bebek merek Honda tipe Revo tanpa pelat warna abu-abu berlist hijau, masuk ke halaman lalu melaju ke arah parkiran, namun kembali ke gerbang gereja.

“Sepeda motor langsung diparkirkan melintang, seolah menghalangi celah gerbang halaman gereja yang terbuka sedikit. Saat  Tarno sampai di halaman gereja, pelaku yang duduk di atas sepeda motor menyapanya,” kata dia.

Yoffi menceritakan, korban menjawab hendak ke gereja dan pelaku sempat menjawab bahwa tujuan mereka sama, kemudian Korban membuka gerbang yang tadinya terbuka sedikit dan berjalan ke arah gereja.

“Korban menyadari bahwa pelaku membuntutinya dengan gerakan badan yang aneh, ia sempat curiga. Lantas ketika dekat bangunan gereja pelaku langsung menyerang Korban dengan pisau, yang mana mengenai tangan kiri bawah siku, dua tusukan perut di bagian ulu hati, dan panggul kanan korban,” tutur dia.

Umat lain, lanjut dia, yang hendak mengikuti Misa segera membantu korban, sementara sebagiannya berusaha mengejar pelaku, namun gagal.

“Setelah dirawat selama tiga hari, Korban akhirnya meninggal dunia, terutama karena luka tusukan pada ulu hati,” kata dia.

Yoffi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini dan belum bisa disimpulkan motif kasusnya.

“Kami masih lakukan penyelidikan, sementara ini belum ada dugaan dasar kejadian ini. Keterangan saksi-saksi juga masih dikumpulkan. Dugaan pelaku juga masih diselidiki, meskipun ada rekaman CCTV namun tidak terlihat jelas,” ujar Yoffi.

 

Katoliknews

Komentar