PMKRI Cabang Ambon Gelar Latihan Kepemimpinan Kader

255
Pengurus PMKRI Cabang Ambon saat memimpin LKK yang berlangsung sejak 22 Juni hingga 26 Juni 2017 di Ambon (Foto: ist).

Katoliknews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Fransiskus Xaverius Cabang Ambon menggelar Latihan kepemimpinan kader (LKK) yang  berlangsung  di  aula Pastoran Paroki  Santo Fransiscus Xaverius Batu Meja Ambon pada Kamis, 22 Juni 2017.

LKK dengan tema   ‘Menjadi  Pemimpin yang Berkarakter, Berintegritas, Cerdas dan Berjiwa Populis’ dibuka oleh Kabag Pemerintahan Setda Kota Ambon Edy Tasso yang mewakili Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Hadir pula Komda PMKRI Maluku Tarsis Sarkol, Pastor Moderator PMKRI, Emanuel Do, Ketua Forkoma PMKRI Ambon, Patris Wee, alumni, para kader PMKRI se-Maluku.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Ambon Anakletus Fasak mengatakan pelaksanaan LKK merupakan salah satu pendidikan formal berjenjang PMKRI yang wajib dilakukan di tingkat cabang.

Ia mengatakan, tujuan LKK adalah sebagai salah satu bentuk kaderisasi demi menyiapkan kader PMKRI untuk masa depan.

“Untuk itu pada prinsipnya Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) PMKRI Cabang Ambon di saat ini, untuk mempersiapkan para kader sejak dini,” kata Fasak kepada Ameks Online saat penutupan LKK PMKRI Cabang Ambon yang berlangsung sejak 22-26 Juni 2017.

Pelaksanaan LKK, lanjut dia,  yang dilakukan oleh PMKRI Cabang Ambon lebih menekankan pada soal perubahan yang bisa dilakukan oleh kader-kader baru PMKRI untuk bisa menjadi seorang pemimpin.

“Pelaksanaan LKK dihadiri oleh kader  PMKRI  di tiap kabupaten/kota di Maluku, kiranya apa yang diperoleh dapat menjadi bekal sebagai kader dalam perjalanan karir dan organisasi. Diharapkan LKK  bisa diteruskan oleh pimpinan-pimpinan cabang PMKRI  kabupaten/kota di Maluku,” kata dia.

Soal materi LKK, Fasak menambahkan, peserta akan diboboti 14 materi dengan pemateri yang berkompoten.

“Materi yang dilakukan bermuatan pembentukan kepemimpinan dengan 14 materi yang telah disiapkan oleh panitia, ” tutupnya.

 

Katoliknews

Komentar