Kekurangan Dana, Pembangunan Gereja di Turiram Terhenti

by
Gereja di Turiram, Merauke (Foto: Jubi Papua).

Katoliknews.com – Pembangunan Gereja Katolik di Kampung Turiram, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua terhenti karena tak ada anggaran.

Demikian disampaikan Tokoh Masyarakat Kampung Turiram, Meky Wariga saat ditemui Jubi Papua pada Senin, 10 Juli 2017.

Meskipun atap bangunan maupun tembok telah diselesaikan, namun anggaran yang masih dibutuhkan sekira Rp 100 juta.

Wariga mengatakan, dana tersebut nantinya dimanfaatkan untuk pemasangan lantai keramik serta jendela maupun beberapa item pekerjaan lain.

“Memang sebulan lalu, saya bertemu Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu sekaligus menyerahkan dokumen foto bangunan gereja sekaligus meminta memperjuangkan anggaran ke pemerintah,” katanya.

Ia mengatakan, bantuan dana dari Pemda Merauke sangat dibutuhkan guna kelanjutan pembangunan gereja tersebut.

“Pak Moses Kaibu telah menyerahkan dokumen foto bersama surat permohonan bantuan dana kepada Bupati Merauke, Frederikus Gebze. Hanya saja, sampai sekarang, belum ada tanggapan,” katanya.

Dia juga mengaku, hari ini datang di dewan dan berusaha bertemu Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa sekaligus meminta dukungan agar memperjuangkan anggaran pembangunan gereja.

“Kondisi bangunan gereja lama sudah tidak layak. Karena atap dari daun pohon lontar itu, sudah mulai rusak,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Merauke, Tarsisius Awi mengatakan, pihaknya akan ikut memperjuangkan dalam sidang APBD Perubahan 2017.

“Saya kira bangunan gereja yang belum dirampungkan, harus mendapat perhatian serius dari Pemkab Merauke. Tentunya butuh anggaran untuk penyelesaian,” tuturnya.

 

JTP/Katoliknews