Anang Prihantoro (Foto: kabarlampung.co.id).

Jakarta, Katoliknews.com – Anang Prihantoro, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Lamapung mendorog agara proses dan substansi undang-undang (UU) yang dibuat wakil rakyat dan pemerintah harus mencerminkam nilai-nilai Pancasila.

“Nilai yang terkandung di dalam Pancasila sangat kaya dan memang berasal dari budaya masyarakat Indonesia. Karena itu, apa pun yang dilakukan masyarakat Indonesia, termasuk pembuat UU, harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Anang saat menghadiri Konferensi Umat Katolik di Unika Atma Jaya, Jakarta, Sabtu 12 Agustus 2017.

Alumnus Universitas Lampung ini yakin ketika proses pembuatan dan substansi UU berdasarkan Pancasila, maka UU tersebut efektif untuk mengarahkan masyarakat Indonesia yang berketuhanan, berperikemanusiaan, mempunyai semangat persatuan, mengedepankan musyawarah mufakat, dan gotong royong untuk menciptakan keadilan sosial.

“Jika tidak atas dasar nilai-nilai Pancasila, maka UU tersebut bisa dipastikan mendatangkan dampak negatif terhadap bangsa dan negara Indonesia. Bisa menjadi sumber perpecahan dan menyengsarakan rakyat,” tandas dia.

Menurutnya, UU sebaiknya tidak hanya mewakili kelompok tertentu. UU jelasnya harus mengakomodasi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

“Bagaimana UU terkait permodalan, petani, peternak, dan UU lainnya memiliki landasan nilai-nilai Pancasila yang kuat sehingga bisa mengatur masyarakat secara adil dan pasti. Jangan sampai, kita menguliti UU yang ada justru banyak yang tidak mengakomodasi nilai-nilai Pancasila,” tutupnya.

j-aR/Katoliknews

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here