⁠⁠⁠Romo Magnis Minta Umat Katolik Tidak Lagi Bangun Gereja Megah

oleh
Romo Magnis Suseno. (Foto: Tribunnews.com)

Jakarta, Katoliknews.com – Romo Franz Magnis Suseno, pengajar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta meminta umat Katolik Indonesia untuk tidak lagi membangun gereja yang megah yang menghabiskan uang sampai puluhan bahkan miliaran rupiah. Menurut Magnis, bangunan gereja yang demikian, tidak ada hubungannya dengan iman.

“Saya lihat di Jakarta dan beberapa tempat di Indonesia gereja megah-megah, sementara di sekitar gereja banyak orang miskin,” katanya dalam acara Konferensi Nasional Umat Katolik Indonesia bertema Revitalisasi Pancasila di kampus Unika Atma Jaya Jakarta, seperti diberitakan beritasatu.com, Sabtu 12 Agustus 2017.

Imam berdarah Jerman itu menegaskan, inti dari kehidupan sebagai umat Katolik adalah menjadi manusia yang memahami persoalan bangsa dan solider dengan kesukaran sesama di sekitarnya.

“Selain itu, yang paling penting adalah umat Katolik harus bisa memahami kesukaran ekonomi masyarakat Indonesia saat ini,” katanya.

Sebab, manusia Pancasilais, jelasnya, adalah manusia menerima perbedaan orang lain dan mempunyai rasa empati dan suka tolong kepada yang ingin ditolong.

Hal senada dikatakan peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Joseph Kristiadi. Ia mengatakan, manusia Pancasilais adalah manusia yang tidak rakus.

Kristiadi pun meminta seluruh keluarga Katolik Indonesia agar mendidik anak menjadi insan Pancasilais. “Yang perlu ditekankan adalah membentuk watak sejak kecil,” katanya.

j-aR/Katoliknews