SMAK Pertama di Pulau Timor-NTT Resmi Beroperasi  

by
Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi saat hadiri penyerahan SK Operasional SMAK St. Maria Fatima Betun.

Malaka, Katoliknews.com – Direktur Jendral (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama, Eusabius Binsasi menyerahkan Surat Keputusan (SK) izin operasional Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St. Mari Fatimah di Betun, Malaka pada Rabu 6 September 2017.

Seperti dilansir bimaskatolik.kemenag.go.id, Rabu 6 September 2017, dalam sambutannya Eusabius menyampaikan kegembiraannya karena berkesempatan secara langsung menyerahkan SK Ijin Operasional SMAK pertama di pulau Timor itu dari 30 yang sudah didirikan di seluruh Indonesia.

Ia menegaskan kehadiraan SMAK ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi yang memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Agama Katolik.

Selain dirinya, hadir pula Kasubdit Pendidikan Menengah Yustina Srini, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran bersama jajarannya.

Hadir juga Romo Deken Malaka Pastor Edmundus Sako, Pr selaku Ketua Yayasan, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malaka, Kakankemenag Kabupaten Malaka dan Kabupaten TTU bersama dengan jajarannya serta tokoh umat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Stefanus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Eusebius karena telah hadir dalam acara tersebut.

“Saya bangga, karena SK Ijin Operasional ini langsung diserahkan oleh Bapak Dirjen kepada Yayasan yang mengelola SMAK Betun. Ini adalah contoh pemimpin yang melayani. Semua pejabat daerah wajib meniru gaya pemimpin Bapak Dirjen ini,” katanya.

Melalui sekolah tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat melahirkan anak bangsa yang bisa mendukung pembangunan bangsa. “Seringkali masalah-masalah sosial muncul dari agama, oleh karena itu kita wajib menjaga dan mendidik generasi muda kita supaya menjadi generasi muda yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Pastor Edmundus, selain mengucapkan terima kasih kepada Eusebius, menurutnya keberadaan sekolah tersebut akan menjadi tulang punggung gereja di masa depan.

“SMAK ini bagus untuk masa depan gereja, karena dari SMAK inilah tercipta kader awam yang punya wawasan Teologis dalam melayani umat,” tuturnya.

Acara ini ditutup dengan persembahan tarian dari MTs Betun, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.

j-aR/Katoliknews