Rayakan BKSN 2017, SD St Markus 1 Jakarta Timur Adakan Berbagai Perlombaan

by
ilustrasi

Jakarta, Katoliknews.com – Dalam rangka mengisi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) tahun 2017, SD Katolik St. Markus 1, Jakarta Timur mengadakan berbagai perlombaan terkait Kitab Suci ,pada Jumat, 29 September 2017. Perlombaan BKSN ini rutin dibuat setiap tahun, sesuai dengan semangat dasar sekolah SD tersebut yang bernaung dibawah Yayasan Katolik Santo Markus.

Tema BKSN tahun 2017 yaitu “Mewartakan Kabar Gembira Di Tengah Dunia Modern”.

Perlombaan BKSN kali ini dibuka oleh kepala sekolah SD. St. Markus 1, Agnes Siwi. Kepada siswa-siswi, dia berpesan agar mengikuti rangkai lomba BKSN ini dengan baik dan terlibat aktif sehingga nilai-nilai injil sungguh masuk dan tertanam dalam diri masing-masing.

“Karena nilai-nilai yang ada dalam Kitab Suci akan menjadi dasar bagi kehidupan kita sehari-hari. Dengan demikian kita selalu mengandalkan kekuatan Tuhan dalam menjalani kehidupan dan dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin modern ini,” kata Agnes.

Tempat perlombaan yang telah diatur oleh panitia perlombaan, yang diketuai Antonius Yorito Jambar atau Oris guru SD St Markus 1 membagi siswa peserta di beberapa tempat.

Kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 di kelas masing-masing. Lalu, kelas 4 digelar di Gereja St. Robertus Bellarminus, kelas 5 di aula Sekolah SD St. Markus 1 dan kelas 6 di SMP St. Markus 1.

Selain itu, jenis-jenis perlombaan setiap kelas, kata Oris juga berbeda-beda. Kelas 1-2 mewarnai gambar, kelas 3 membuat pembatas Kitab Suci, kelas 4 lomba lektor dan mazmur, kelas 5 lomba kuis Kitab Suci dan kelas 6 membuat poster yang bernuansa rohani.

Jenis perlombaan pun, lanjut Oris sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, yang ditekankan kesiapan siswa-siswi SD St. Markus 1 dalam mengungkapkan diri dengan benar di tengah dunia modern yang sesuai dengan nilai-nilai Kitab Suci.

Menurut Oris, semua siswa-siswi dan para guru sangat antusias mengikuti rangkaian lomba.

“Selain karna mereka dilibatkan secara aktif, mereka juga disadarkan akan pentingnya sportivitas untuk menerima setiap keputusan yang diberikan oleh juri,” katanya.

Berbagai pihak juga dilibatkan. Bukan hanya siswa-siswi dan para guru SD St. Markus 1 saja tetapi juga para orangtua murid yang berperan sebagai juri.

“Kami sebagai pihak sekolah dan panitia lomba BKSN ini sengaja melibatkan semua pihak termasuk orang tua murid agar mereka mengetahui semua proses yang terjadi didalam sekolah dan mereka merasa bertanggungjawab untuk semua proses ada di Sekolah St. Markus 1 ini serta menjadi bagian dari keluarga besar sekolah ini.” ujar Oriz.

Salah satu siswi yang menjuarai lomba Lektor. (Foto: Dok).

Sementara itu, Bravo Manurung, salah satu siswa kelas 4 mengaku senang mengikuti kegiatan ini terutama karena dirinya dapat memahami Kitab Suci dengan baik.

“Saya sangat senang mengikuti rangkai perlombaan BKSN ini karena saya menjadi lebih baik dalam memahami firman Allah yang ada dalam Kitab Suci serta juri yang ada juga bukan hanya dari para guru SD St. Markus 1 saja tetapi juga dari juri dari luar sekolah yang dianggap kompeten sesuai dengan jenis perlombaan yang ada,” ujar Bravo yang juga mengikuti lomba lektor.

Oris berharap, siswa-siswi dan pihak sekolah agar tetap mempertahankan kultur baik seperti ini sehingga semakin banyak orang yang diundang untuk menjadi pewarta nilai sukacita Injil.

“Penting agar anak-anak mulai dari tingkat sekolah dasar diajarkan untuk selalu mengandalkan sabda Tuhan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan yang ada,” ucapnya.

Perlombaan ini ditutup jam 12.00 siang dengan mengumumkan para pemenang setiap perlombaan yang diadakan. Perlombaannya selesai dan berjalan dengan baik.

“Dengan perlombaan seperti ini, semua orang beriman merasa terpanggil untuk mewartakan Sabda Tuhan dalam setiap situasi kehidupan apalagi ditengah tantangan dunia yang semakin modern,” tutup Oris.

Laporan AYJ/jaR/Katoliknews