Paus Fransiskus (Foto: ist).

Katoliknews.com –  Pemimpin Umat Katolik, Paus Fransiskus menyampaikan sebuah seruan perdamaian saat memimpin misa di hadapan puluhan ribu umat yang berkumpul di Lapangan Basilika Santo Petrus pada Minggu, 4 Februari 2018.

Paus berusia 81 itu menyerukan kepada seluruh umat beragama dan kepercayaan lainnya di seluruh dunia untuk berdoa dan puasa serentak pada 23 Februari 2018 nanti.

“Saya meminta agar setiap individu tegas menyatakan tidak pada kekerasan dan konflik demi terwujudnya perdamaian abadi di dunia,” kata dia, sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 5/1).

Lebih lanjut, pada kesempatan itu Paus kelahiran Argentina itu juga mendesak agar konflik panjang yang tragis di seluruh dunia segera dihentikan.

“Tentunya kita bisa berdoa tapi tidak hanya itu, masing-masing dari kita bisa mengatakan ‘tidak’ terhadap kekerasan dengan cara masing-masing, karena kemenangan yang didapat melalui kekerasan adalah kemenangan palsu, sementara bekerja untuk perdamaian memberi manfaat bagi semua,” katanya.

Ia kemudian secara khusus mengundang umat beragama lain dan kepercayaan lain untuk bergabung dalam inisiatif ini sesuai keinginan mereka, tapi harus dilakukan secara serentak.

Paus Fransiskus memilih tanggal 23 Februari karena merupakan Jumat pertama di masa Prapaskah tahun 2018, di mana umat Katolik  mulai berpuasa.

 

JTP/Katoliknews

Komentar