Pesan Kebhinekaan Uskup Agung Semarang Dibalik Penyerangan Terhadap Gereja St Lidwina

25
Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko (Foto: ist).

Katoliknews.com РUskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubyatmoko  mengimbau agar Umat Katolik dimanapun tetap tenang dan tidak terpancing dengan kasus penyerangan terhadap Gereja St Lidwina Sleman yang terjadi pada Minggu, 11 Februari 2018.

Sebagaimana dilansir Detik.com, ia mengatakan bahwa kasus tersebut sudah seharusnya diserahkan kepada pihak berwajib.

“Apapun yang terjadi kita serahkan ke pihak yang berwajib. Menyerahkan ke polisi dan pemerintah, yang pasti harapannya bisa mendampingi dan melindungi masyarakat,” kata Mgr Ruby, saat ditemui di Kaliurang, Sleman, Minggu (11/2/2018).

Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang, dan menjaga kerukunan, suatu hal yang sangat penting karena Bangsa Indonesia dibentuk dari berbagai latar belakang.

“Namun kita semua sebagai warga masyarakat tetap memiliki kewajiban untuk tetap menjaga kehidupan bersama untuk tetap tenang, adem dan ayem,” kata dia.

Ia menilai, upaya untuk mengoyak Pancasila hanya dilakukan segelintir orang, sementara di sisi lain sebagian besar bangsa Indonesia tetap menjunjung nilai kebinekaan.

“Maka itu yang perlu kita tegakkan bersama, kita berupaya supaya NKRI bertahan terus. Kesatuan bangsa kita terus berjalan dan umat bisa hidup tenang dan damai saling menopang satu sama lain,” tutupnya.

Seorang pria berpedang yang diketahui bernama Suliyono menyerang Umat Katolik yang sedang mengikuti Misa pada Minggu pagi, 11 Februari 2018.

Akibatnya penyerangan ini,  enam orang diberitakan terluka, termasuk Rm Prier yang memimpin Misa dan seorang polisi.

 

Katoliknews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here