Pesan Vatikan Menyambut Ramadan: Kristen dan Muslim Mesti Bekerja Sama

by
Kardinal Jean-Louis Tauran, Ketua Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID)

Vatikan menyerukan agar umat Kristen dan Muslim beralih dari kompetisi menuju kerja sama, dan menyebut bahwa persaingan hanya akan membawa konsekuensi buruk.

Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID) menyampaikan hal itu dalam pesan menyambut bulan suci Ramadan, yang dimulai Kamis, 17 Mei 2018.

“Persaingan telah sering menandai hubungan masa lalu antara orang Kristen dan muslim yang mengakibatkan konsekuensi negatif yang jelas, berupa kecemburuan, saling tuduh dan ketegangan,” kata pesan yang ditandatangani oleh Ketua  PCID Kardinal Jean-Louis Tauran, dan Sekretaris PCID Uskup Miguel Ángel Ayuso.

Mereka mencatat bahwa “dalam beberapa kasus, persaingan itu telah menyebabkan konfrontasi kekerasan, terutama di mana agama telah diformalkan, terutama karena kepentingan pribadi dan motif politik.”

“Kompetisi antaragama semacam itu melukai citra agama dan pengikut mereka, dan itu menumbuhkan pandangan bahwa agama bukanlah sumber perdamaian, tetapi ketegangan dan kekerasan,” lanjut PCID Vatikan.

Untuk melawan persaingan dan konfrontasi itu, PCID Vatikan menyerukan kepada orang-orang kristen dan muslim untuk mengakui “nilai-nilai agama dan moral yang sama di antara kedua agama” dan menghormati “perbedaan-perbedaan di antara mereka” demi menghasilkan kerja sama yang efektif untuk kebaikan bersama.

Hal itu secara khusus terdiri dari membantu mereka yang paling membutuhkan, yang memungkinkan Muslim dan Kristen menjadi “saksi yang dapat dipercaya atas cinta Yang Maha Kuasa untuk seluruh umat manusia.”

Vatikan meminta kedua komunitas untuk bekerja bersama dan menghormati satu sama lain untuk perdamaian dan hubungan persaudaraan dan mempromosikan harmoni dalam masyarakat yang menjadi multi-etnis, multi-agama dan multi-budaya.

Ari D