Pesparani di Papua Libatkan Perwakilan Lima Agama

Meski situasi keamanan di Papua dalam beberapa bulan ini terganggu, masalah tersebut tidak sampai merusak kerukunan antarumat beragama

Hery Dosinaen, Sekertaris Daerah Papua. (Foto: Kompas.com)

Katoliknews.comDalam rangka mengedepankan semangat menjaga kerukunan antarumat beragama, panitia penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) di Papua melibatkan perwakilan dari lima agama.

Acara itu yang akan diadakan pertama kali di tingkat Provinsi Papua dibuka pada hari ini, Kamis, 14 November 2019 dan berlangsung hingga 18 November.

Hery Dosinaen, Sekretaris Daerah Provinsi Papua mengatakan, penyelenggaraan lomba tersebut bertujuan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah dinamika yang terjadi di Papua. 

Meski situasi keamanan di Papua dalam beberapa bulan ini terganggu, Hery menegaskan bahwa masalah tersebut tidak sampai merusak kerukunan antarumat beragama. 

Kegiatan-kegiatan keagamaan yang ditangani bersama oleh seluruh unsur agama, kata dia, bisa membuktikan bahwa Papua selalu damai. 

“Inilah potret keharmonisan kebersamaan, potret toleransi Papua yang dibuktikan dengan partisipasi aktif dari semua unsur agama dalam semua agama,” kata dia seperti dilansir Kompas.com.

Hery mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua selalu mendukung seluruh kegiatan yang bisa mempererat persatuan antarumat. 

Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari di Kota Jayapura tersebut akan diikuti oleh peserta dari 14 kabupaten/kota di seluruh Papua.