Paus Fransiskus Tiba di Thailand

Paus Fransiskus telah tiba di Thailand pada Rabu siang, 20 November 2019. (Foto: AP)

Katoliknews.com – Rabu siang, 20 November 2019, Paus Fransiskus mendarat di Bangkok, Thailand.

Ia akan berada di negara mayoritas Budha itu hingga 23 November, sebelum melanjutkan turnya ke Jepang.

Sesuai agenda, ia akan bertemu dengan pemimpin tertinggi Agama Buddha, pemerintahdan para uskup dari berbagai negara di Asia.

Kunjungan Paus Fransiskus ke negara itu terjadi 35 tahun setelah kedatangan Santo Yohanes Paulus II, yang tercatat sebagai paus pertama yang mengunjungi Thailand.

Kehadirannya juga menandai ulang tahun ke-350 berdirinya Vikariat Apostolik di Thailand, yang dikenal sebagai Siam, setelah misionaris Dominikan pertama kali membawa agama Katolik pada tahun 1567, diikuti oleh para Jesuit.

Paus Fransiskus akan berdoa di makam Nicholas Bunkerd Kitbamrung, yang dikenal sebagai Pastor Benedikto Chunkim, yang menjadi imam martir modern Thailand saat ia terbunuh pada tahun 1944.

Sepanjang kunjungannya, dia akan memiliki penerjemah khusus di sisinya: sepupu keduanya, Suster Ana Rosa Sivori, yang telah menjadi misionaris di Thailand sejak 1960-an.

Bangkokpost.com menyatakan, Paus diharapkan mengangkat isu terkait perdagangan manusia dan upaya membangun perdamaian dalam kunjungan tersebut.

Isu perdagangan manusia disebut penting mengingat Thailand merupakan titik transit utama bagi para korban perdagangan manusia, kerja paksa dan perdagangan seks.

Ia juga diharapkan memberi dukungan bagi komunitas Katolik, yang hanya mewakili 0,6% dari 69 juta penduduk Thaild serta mendorong negara yang sebagian besar beragama Budha itu untuk terus menyambut para migran dan menunjukkan toleransi kepada orang-orang dari agama lain.

Pesan itu juga dimaksudkan untuk menjangkau komunitas Muslim kecil di negara itu di tengah pemberontakan terus-menerus di wilayah ujung selatan yang berbatasan dengan Malaysia.