Pada 8 April Akan Digelar Paskah Ekumenis di Semarang

Romo Aloysius Budi Purnomo Pr, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan di Keuskupan Agung Semarang

Katoliknews.com – Pada 8 April mendatang, Pemerintah Kota Semarang akan menggelar Perayaan Paskah Ekumenis, yang diikuti umat Katolik maupun Protestan dari berbagai denominasi.

Acara ini akan dilakukan secara out door dengan mengambil bentuk Karnaval, Karya Sosial dan Pentas Seni Budaya.

Ada pun rute Karnaval akan diawali dari halaman Balai Kota Semarang – Jl. Pemuda – Jl. Pandanaran – Taman Warak Ngendhog – Jl. Tri Lomba Juang dan berakhir di Lapangan Tri Lomba Juang Semarang.

“Terkait dengan hal tersebut, maka, dengan segala kerendahan hati, kami Panitia Paskah Ekumenis Sekota Semarang memohon maaf kepada segenap masyarakat yang akan menggunakan jalur-jalur tersebut. Pada saat karnaval berlangsung, pasti akan terganggu,” kata Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Komisi HAK KAS), yang juga bergabung dalam panitia acara.

Panitia Paskah ini diketuai oleh Drs Rukma Setyabudi MM, dan Wakil Ketua Dewi Susilo Budiharjo.

Kepanitian sendiri terdiri dari berbagai unsur sinergi antara Gereja Katolik dan Protestan, Pemerintahan Kota Semarang, Komisi HAK KAS dan Kevikepan Semarang, Semarang Blessing Community dan Dinas Pendidikan Kristen maupun Katolik Kota Semarang.

Tema Paskah Ekumenis 2016 adalah “Wartakan Kasih Allah Melalui Kebangkitan Kristus” (Matius 28:10).

Peserta karnaval melibatkan paroki-paroki Gereja Katolik dan Gereja-gereja Protestan se-Kota Semarang serta sekolah-sekolah Katolik, Protestan, Swasta Nasional maupun siswa-siswi Kristiani di sekolah negeri.

Ditargetkan, 8.000 peserta akan menyemarakkan karnaval dengan berbagai warna dan keindahannya dengan 30 mobil hias dan tiga kelompok drum band.

Selain itu, akan ada juga Layanan Sosial dalam bentuk pengobatan gratis bagi masyarakat. Ada 6 posko yang dilayani oleh 8 Rumah Sakit/Lembaga Kesehatan; dengan masing-masing posko siap melayani minimal 200 orang sehingga total bisa melayani sedikitnya 1.600 orang yang membutuhkan layanan kesehatan secara gratis.

Keenam posko ada di Balai Kota, Lawangsewu, Samping Purnomo Musik, Taman Warak Ngendhog, Parkiran DKK, dan Halaman Tri Lomba Juang.

Seluruh rangkaian Paskah Ekumenis ini akan dimulai di Balai Kota pada pukul 14.00 WIB. Akan ada Piala Bergilir dari Ketua DPRD Jateng untuk Penampil Karnaval terbaik. Paskahan yang dimeriahkan oleh Jacqlien Celosse akan diutup pada pukul 20.00 WIB.

“Harapan kami, dengan Perayaan Paskah dalam bentuk Karnaval dan Pentas Seni Budaya ini, warta tentang kedamaian, kerukunan, dan paseduluran warga masyarakat Kota Semarang dapat digemakan,” kata Romo Budi.

“Hidup beriman pun mewujud dalam peradaban kasih bagi masyarakat Semarang pada khususnya, Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya, serta dunia yang ditandai oleh hidup bersama yang sejahtera, bermartabat dan beriman apa pun agamanya; dalam sikap saling hormat dan kerja sama,” lanjutnya.

Aria/Katoliknews