Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat membuka tirai tanda diresmikanya gereja stasi mandong, Desa Mandong, Kecamatan Tayan Hulu, Minggu (3/4). FOTO: Tribun Pontianak

Katoliknews – Bupati Sanggau, Kalimantan Barat Paolus Hadi meresmikan Gereja Mandong di Desa Mandong, Kecamatan Tayan Hulu, Minggu 3 April 2016.

Gereja berukuran 12×9 meter ini dibangun tahun 2013 dan selesai pada awal 2016. Dana pembangunan gereja berasal dari swadaya masyarakat setempat.

Selain bupati, hadir dalam acara peresmian ini Uskup Sanggau Mgr Giulio Mencuccini CP serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta anggota DPRD Sanggau.

Rombongan disambut dengan upacara adat,kemudian dilakukan penyerahan kunci Gereja oleh uskup kepada pemimpin umat stasi Mandong.

Dalam sambutanya, Paolus Hadi menyampaikan berdirinya bangunan gereja ini diharapkan semakin mengukuhkan iman umat.

“Jangan ngaku sebagai orang katolik tapi tidak tau aturannnya. Kita sebagai umat katolik wajib memiliki kitab suci, agar kita bisa membaca apa yang tertulis dalam kitab suci dan menaburkan benih-benih suci kepada sesama, sebab ada tertulis bahwa manusia tidak hanya hidup dari roti saja melainkan juga dari firman allah, ” ujarnya seperti dikutup dari tribunnews.

Uskup Sanggau Mgr Yulius Menccucini CP menyampaikan, kalau gereja ini di bangun dari satu unsur saja itu bukan gereja, ini harus gereja umat. Dengan kerjasama semua umat membangun gereja ini adalah bukti nyata kecintaan kita kepada Tuhan dan persembahan kita kepada Tuhan.

“Gedung gereja ini adalah bukti kehadiran Tuhan di tengah umatnya, bukti umat beribadah, bukti pewartaan iman umat di Mandong ini,”ujarnya.

Tribunnews/Katoliknews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here