Umat KAJ Maknai Pancasila Untuk Jadi 100% Katolik dan 100% Indonesia

Umat Katolik diajak menjadi 100% Katolik, 100% Indonesia, seperti dikatakan Mgr Soegijapranata

Katoliknews-Misa harian Rabu 1 Juni 2016, di gereja-gereja dalam wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) tidak sebatas memperingati St Yustinus Martir. Tetapi lebih dari itu, karena mempunyai makna kebangsaan.

“Hari ini secara liturgis, kita peringati St Yustinus Martir, tetapi secara sipil kita merayakan Hari Kelahiran Pancasila,” tandas Romo Servi Maria Fangohoi, MSC dalam misa harian di Gereja St Andreas Kedoya, Jakarta, Rabu 01 Juni 2016.

Romo Servi menekankan kepada umat untuk makin memaknai Pancasila sebagai landasan negara yang mempersatukan perbedaan di negeri ini. “Dengan Pancasila, kita tidak mempersoalkan perbedaan, tetapi menjadikannnya sebagai rahmat untuk membangun bangsa ini dalam semangat kebersamaan,” imbuh Romo yang saat itu memakai kasula berwarna merah itu.

Romo Servi pada awalnya mengaku bingung mengkorelasikan makna Pancasila dan injil yang ia baca tentang makna perkawinan. “Rupanya setelah saya merenung secara mendalam, saya memahami bahwa rupanya dalam mencetuskan Pancasila, Soekarno terinspirasi oleh nilai-nilai cintakasih dan kebaikan yang diajarkan Kristus dalam InjilNya,” terang Romo Servi penuh refleksif.

Mengutip kata-kata Teolog Karl Rahner, Romo Servi mengisyaratkan bahwa Soekarno yang mencetuskan Pancasila bisa disebut Kristen Anonim. “Sebab kata Karl Rahner, siapapun yang menghayati cintakasih dalam hidupnya, dialah Kristen anonim,” tegasnya.

Lebih jauh Romo yang pernah bertugas di Keuskupan Agung Palembang ini, menegaskan satu kesatuan lima sila Pancasila adalah karakter kita sebagai bangsa dan mempunyai pesan universal. “Untuk itu hukum agama manapun tidak menjadi dasar bagi sebuah negara,” imbuhnya.

Pada bagian akhir kotbahnya Romo Servi mengajak umat untuk menjadi 100% Katolik dan 100% Indonesia.

Dalam misa itu, terlihat gambar garuda di layar monitor yang terletak antara panti imam dan panti umat.

Stefan/Katoliknews