9 Paroki di Rayon Klaten Peringati Hari Pangan Sedunia

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 26 tingkat Rayon Klaten.

Katoliknews.com – Sebanyak 9 paroki, 2 stasi, dan sejumlah lingkungan di tingkat Rayon Klaten memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 26  di Gereja Maria Assumpta (GMA) Klaten, pada 15 hingga 16 Oktober 2016.

Acara peringatan yang bertema ‘Penguatan Pangan Berbasis Keluarga’ ini diisi dengan Misa Syukur, gelar budaya, dan pameran hasil bumi.

Pastor Ignasius Slamet Riyanto Pr mengatakan bahwa umat diajak untuk mensyukuri berbagai hasil bumi yang telah diberikan Tuhan kepada manusia.

“Kita bersyukur atas pangan yang diberikan Tuhan kepada kita. Di samping itu, kita juga harus terus merawat dan menjaga kelestarian bumi ini. Agar bumi tetap bisa menghasilkan pangan yang kita butuhkan bagi hidup kita,” kata Pastor Ignasius  kepada Katoliknews.com, Senin 16 Oktober 2016.

Sementara itu, perwakilan pemerintah, Rony Roekminto yang adalah Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Klaten mengapresiasi positif acara peringatan HPS Rayon Klaten ini.


“Ini (peringatan HPS) adalah wujud nyata partisipasi Gereja dalam memikirkan dan mengupayakan ketersediaan dan ketahanan pangan. Dan ketahanan pangan ini bisa dimulai dari keluarga,” kata Rony.

“Maka, kami mengajak keluarga-keluarga untuk mulai menganekaragamkan pangan di keluarganya. Selain itu, keluarga perlu membiasakan untuk makan makanan sehat, tanpa pewarna dan tanpa pengawet,” lanjutnya.

Misa Syukur peringatan HPS dipimpin oleh Ketua Komisi Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Semarang (KAS) Pastor Alexius Dwi Aryanto Pr dan Pastor Kepala Paroki Maria Assumpta Klaten, Pastor Modestus Supriyanto Pr.

Dalam Misa ini ada sejumlah persembahan hasil bumi dan kirab gunungan bahan pangan dari sembilan paroki dan panitia HPS Rayon Klaten.

Sementara itu, dalam gelar budaya ditampilkan potensi seni yang dari sejumlah paroki dan stasi seperti Tari Golek Sri Rejeki dari Stasi Ketandan, Band Gloria dari Paroki GMA) Klaten, Tari Tanem Tuwuh dari Paroki Wedi dan seni Hadroh dari Paroki Gondangwinangun.

Dalam pameran hasil bumi, peserta memamerkan hasil karyanya seperti makanan jadi, bahan pangan, bumbu masak, aneka minuman, bibit pertanian, alat pertanian, berbagai tanaman dan peternakan.

Pameran ini juga diikuti oleh peserta dari Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Wedi, yang saat itu memamerkan produk karak.

Selain itu, hadir juga Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto, perwakilan Kapolres Klaten, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klaten Endro Susilo, Lurah Kabupaten, dan sejumlah undangan lainnya.

Laurentius Sukamta/Katoliknews