Dalam foto ini, Paus Fransiskus berjabat tangan dengan umat saat ia meninggalkan Basilika St Petrus setelah audiensi umum mingguan pada 27 Maret. (Foto: Vincenzo Pinto/AFP)

Katoliknews.com – Paus Fransiskus mengingatkan untuk tidak memaksa kaum muda memilih jalur hidup selibat, apalagi dengan bahasa ajakan yang tidak sepenuhnya mereka pahami.

Hal yang mesti dilakukan, kata dia, adalah membantu mereka menemukan sendiri jalan panggilan mereka.

Paus mengingatkan agar para uskup, imam dan orang-orang dewasa harus belajar berbicara dengan bahasa anak muda.

Mengutip kata-kata Paus Emeritus Benediktus XVI, Paus Fransiskus mengatakan saat berbicara dalam Kongres bagi Promosi Panggilan di Eropa yang digelar di Roma pada 6 Juni, Gereja tumbuh karena orang tertarik dengan cara hidup kita dan “bukan karena upaya penyebaran agama.”

Ia pun mengingatkan, Gereja harus membantu kaum muda belajar bagaimana “berdialog dengan Tuhan” dan bagaimana bertanya kepada-Nya, ‘Apa yang Tuhan inginkan dari saya?’”

“Pilihan panggilan harus lahir dari dialog dengan Tuhan,” katanya seperti dikutip Catholic News Service.

Orang-orang muda, katanya, harus dibantu untuk sampai pada titik di mana mereka dapat dengan yakin berkata, “Tuhan merestui saya untuk maju dalam kehidupan ini, di jalan ini.”

Paus mengatakan memang membantu kaum muda menemukan panggilan mereka adalah pekerjaan yang tidak mudah, membutuhkan “kesabaran dan kemampuan yang kuat untuk mendengarkan mereka.”

“Itu tidak mudah, sungguh tidak mudah, tetapi Anda tidak dapat melangkah dengan gagasan yang sudah terbentuk sebelumnya atau dengan kata-kata paksaan: ‘Anda harus melakukan ini!,’” katanya.

“Tidak, kamu harus menemani, membimbing dan membantu mereka,” tambahnya.

Ia mengingatkan kaum religius harus membantu kaum muda untuk mampu melihat apa jalan hidup mereka yang dikehendaki Tuhan dan sungguh menjadi pilihan yang sanggup mereka jalani kelak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here