Mgr Nicolaus Adi Seputra MSC, Turun Tahta Pasca 15 Tahun

Keputusan Vatikan pada 27 Juli mengakhiri masa kegembalaan Mgr Nicolas sejak ia memegang kendali Keuskupan Agung Merauke pada 2004.

Mgr Nicolas Adi Seputra MSC mengakhiri masa kegelembalaannya sebagai Uskup Agung Merauke pada 27 Juli 2019. Ia memimpin keuskupan itu sejak 2004. (Foto: Mirifica.net/Komsos KWI)

Katoliknews.com – Langkah Vatikan membebastugaskan Mgr Nicolas Adi Seputra MSC pada Sabtu, 27 Juli 2019 mengakhiri masa kegembalaan uskup kelahiran Purwekerto, 6 Desember 1959 itu.

Keputusan Vatikan dibacakan oleh Uskup Timika, Mgr John Philip Saklil, yang juga secara resmi ditetapkan menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Mereka.

Dengan perginya Mgr Nicolas, yang disebut akan menjalani masa bina lanjut atau on going formation, maka posisi gembala Keuskupan Agung Merauke mengalami apa yang disebut sede plena, yaitu tidak ada uskup karena pergi dalam waktu lama, sehingga dibutuhkan orang yang akan menggantikan perannya.

BACA: Vatikan Membebastugaskan Uskup Agung Merauke

Sejauh ini, tidak ada informasi pasti terkait kasus-kasus yang membuat Vatikan membebastugaskan Mgr Nicolas.

Vatikan hanya mengumumkan bahwa Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC, Uskup Bandung juga ditunjuk menjadi visitator apostolik, yang akan menyelesaikan masalah-masalah di Keuskupan Agung  Merauke.

Uskup yang juga Sekertaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia ini sebelumnya menjadi visitator apostolik untuk menangani konflik yang menghebohkan di Keuskupan Ruteng pada 2016, yang berujung pada pengunduran diri Mgr Hubertus Leteng Pr.

Keputusan Vatikan pada 27 Juli mengakhiri masa kegembalaan Mgr Nicolas sejak ia memegang kendali Keuskupan Agung Merauke pada 2004.

Uskup ini ditahbiskan menjadi uskup pada 27 Juli 2004 oleh Uskup Agung Emeritus Merauke, Jacobus Duivenvoorde MSC sebagai Penahbis Utama, didampingi Uskup Agung Jakarta, Kardinal Julius Darmaatmadja SJ bersama dengan Uskup Timika Mgr. John Philip Saklil.

Sebelum menjadi uskup, ia berkarya selama 15 tahun di Keuskupan Agung Merauke sebagai imam.

Ia sempat menjalani studi di Manila, Filipina dan sekembalinya ia bertugas di Gereja Katedral Merauke.  

BACA JUGA: Mgr John Philip Saklil Ajak Umat Keuskupan Agung Merauke Taati Keputusan Vatikan

Pada 2003, ia diangkat menjadi Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Merauke, hingga ditunjuk sebagai uskup.

Mgr Nicolas yang ditahbiskan menjadi imam pada 1 Februari 1089 menjalani pendidikan menengah di Seminari Mertoyudan, Jawa Tengah pada 1976-1980.