Paroki Katedral Jakarta Sumbang Sapi Kurban untuk Masjid Istiqlal

Matahari sore menyinari Gereja Katedral Jakarta berpayung langit cerah. Gereja bergaya neo-gotik ini diresmikan oleh Vikaris Postolik Jakarta bernama Mgr. Edmundus Sybradus Luypen, SJ pada 21 April 1901.

Katoliknews – Paroki Katedral Jakarta menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk Masjid Istiqlal.

Hal tersebut disampaikan oleh Abu Hurairah Abdul Salam, Kabag Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Sabtu (10/8/2019).

“Tadi pagi kami terima seekor sapi dari pengelola Gereja Katedral,” Abdul Salam.

“Kami ucapkan terima kasih, karena ini sebuah bentuk toleransi beragama yang sudah kami jalin,” lanjutnya.

Selain sumbangan hewan kurban, Paroki Katedral juga memutuskan untuk menggeser waktu misa yang semula pukul 07.00 menjadi pukul 13.00.

“Karena untuk Salat Id waktunya tidak bisa digeser, yaitu jam 07.00, saudara-saudara kita ini memindahkan jadwal ibadahnya menjadi pukul 13.00,” ungkapnya.

Menurut Abu, sikap toleransi seperti ini sudah biasa dilakukan oleh pihak Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal sejak dulu.