Berdoa dengan Doa Damai St Fransiskus Assisi

Teladan hidup St Fransiskus Assisi mendorong kita untuk hidup sederhana, mengutamakan Allah sehingga kita selalu mengarah pada kehidupan yang damai dan lebih bermakna. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Setiap tanggal 4 Oktober, Gereja Katolik mengenang St Fransiskus Assisi, sosok yang terkenal karena warisan mutiara kebijaksanaannya.

Orang suci yang juga populer dengan sebutan Si Miskin dari Assisi itu hidup dalam solidaritas radikal dengan orang miskin, menjadi musafir yang memberitakan Injil, menghidupi keutamaan kerendahan hati, kesederhanan, menjadi promotor dialog dengan kaum Muslim dan berusaha membangun kembali Gereja – baik secara harafiah maupun kiasan.

Dia juga terkenal karena kedekatannya yang begitu dalam dengan binatang dan alam ciptaan. Karena itu, ia  memperlakukan semuanya dengan penuh hormat dan perhatian. Ia menyebut mereka saudara-saudari.

Teladannya mendorong kita untuk hidup sederhana, mengutamakan Allah sehingga kita selalu mengarah pada kehidupan yang damai dan lebih bermakna.

Hidupnya menjadi panutan bagi banyak orang, termasuk bagi Paus Fransiskus yang kemudian memilih nama Fransiskus saat terpilih sebagai paus pada 2013.

Hari ini, bertepatan dengan pesta orang suci ini, mari ambil waktu sejenak untuk mendaraskan Doa Damai St Fransiskus Assisi:

Tuhan,
jadikanlah aku pembawa damai,
Bila terjadi kebencian,
jadikanlah aku pembawa cinta kasih,
Bila terjadi penghinaan,
jadikanlah aku pembawa pengampunan,
Bila terjadi perselisihan,
jadikanlah aku pembawa kerukunan,
Bila terjadi kebimbangan,
jadikanlah aku pembawa kepastian,
Bila terjadi kesesatan,
jadikanlah aku pembawa kebenaran,
Bila terjadi kecemasan,
jadikanlah aku pembawa harapan,
Bila terjadi kesedihan,
jadikanlah aku sumber kegembiraan,
Bila terjadi kegelapan,
jadikanlah aku pembawa terang,
Tuhan semoga aku ingin
menghibur daripada dihibur,
memahami daripada dipahami,
mencintai daripada dicintai,
sebab
dengan memberi aku menerima,
dengan mengampuni aku diampuni,
dengan mati suci aku bangkit lagi,
untuk hidup selama-lamanya.
Amin.