Rawat Kenangan Tentang Mgr John Saklil, Keuskupan Timika Akan Bangun Museum Khusus

Mgr John Philip Saklil (Foto: ist).

Katoliknews.com – Keuskupan Timika akan membangun museum khusus untuk menyimpan berbagai dokumen dan kenangan selama masa kegembalaan Mgr John Phillip Saklil.

Uskup John tercatat sebagai uskup pertama Keuskupan Timika yang dibentuk pada 2003, setelah sebelumnya bernaung di bawah Keuskupan Jayapura.

Romo Marthen Ekowaibi Kuayo Pr, Administrator Diosesan Keuskupan Timika mengatakan, museum tersebut akan dibangun di sisi kiri Kantor Unio Keuskupan Timika.

Prosesnya, jelas dia, dimulai tahun ini.

Ia mengatakan, rencana ini telah dibicarakan secara internal di Keuskupan Timika dan juga dengan keluarga Mgr John.

Dengan adanya museum itu, kata dia, dokumen dan barang-barang berharga dan bersejarah di Keuskupan Timika yang ditinggalkan Uskup John bisa tetap lestari.

“Secara tindak langsung dengan adanya museum, Uskup John ada dan selalu menyapa umatnya,” katanya seperti dikutip Timika Express.

Ia menjelaskan, dokumen maupun barang-barang peninggalan Uskup Saklil yang bersifat rahasia sudah lebih dulu diamankan pihak Keuskupan Timika.

“Tinggal barang-barang pribadi dan lainnya di dalam kamar pribadi almarhum. Ini nanti kami koordinasikan dengan pihak keluarga. Jika ada yang ingin dimiliki pihak keluarga, kita akan bicarakan saksama, termasuk kesepakatan dan komitmen membangun museum,” sebutnya.

Tak hanya itu, museum untuk menempatkan dan memamerkan semua peninggalan, termasuk patung dan ukiran-ukiran asli Suku Kamoro yang dikoleksi Uskup John, akan dirancang khusus.

“Soal model dan besarnya ukuran museum masih kita bicarakan, tapi kita akan upayakan agar dalam jangka waktu paling lama setahun museum sudah jadi semuanya,” ujarnya.

Pendanaan, kata dia, selain meminta dari donatur, juga menggelar ‘alas tikar’ dengan meminta dukungan umat.

Mgr John meninggal dunia pada 3 September di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.

Sebelum meninggal, Uskup John mendapat tugas dari Paus Fransiskus sebagai Administrator Keuskupan Agung Merauke sejak 27 Juli, menyusul berhentinya Mgr Nicolas Adi Seputra MSC.

Mgr John lahir di Kokonao, Mimika Barat pada 20 Maret 1960.