Suster 81 Tahun di Singapura Masuk Daftar “100 Perempuan Inspiratif”

“Tuhan punya banyak kejutan. Ini adalah salah satunya,” kata Suster Gerard Fernandez

Biarawati Gembala Baik, Suster Gerard Fernandez yang berusia 81 tahun dipilih oleh British Broadcasting Corporation (BBC) sebagai salah satu tokoh yang menginspirasi dunia tahun ini. Biarawati itu memimpin pelayanan Gereja Katolik di Singapura untuk penjara. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Seorang biarawati berusia 81 tahun, yang bekerja sebagai konselor di penjara di Singapura selama empat dekade, masuk dalam daftar 100 wanita inspiratif tahun ini.

Gerard Fernandez, Suster Kongregasi Gembala Baik itu, yang memimpin pelayanan penjara Gereja Katolik di Singapura dipilih oleh British Broadcasting Corporation (BBC) sebagai salah satu tokoh yang menginspirasi dunia.

“Tuhan punya banyak kejutan. Ini adalah salah satunya,” kata biarawati itu setelah mendengar kabar itu.

Pada usia 81 tahun, katanya, dia sebenarnya tidak mengharapkan adanya pengakuan.

“Saya belum melakukan apa-apa untuk menjadi terkenal, menuai pujian atau penghargaan. Tapi saya senang bahwa seorang Gembala Baik dipilih. Pekerjaan kami adalah untuk mereka yang ditelantarkan,” katanya, seperti dilansir UCAN, media Katolik Asia.

Suster Fernandez mulai mengunjungi para tahanan sejak ia masih sebagai seorang biarawati muda. Pada 1997, ketika Keuskupan Agung Singapura memulai karya pelayanan untuk penjara, ia dipilih untuk memimpinnya. Pekerjaan itu berlanjut sampai dia melepaskannya pada tahun 2017.

Dalam pelayanannya kepada tahanan lebih dari 40 tahun, ia memberi konseling terhadap ratusan dan “menemani” setidaknya 18 terpidana mati sampai eksekusi mereka, kata BBC.

Tahanan terpidana mati yang dia dampingi termasuk dua wanita, Catherine Tan Mui Choo dan Hoe Kah Hong, yang membantu Adrian Lim membunuh dua anaknya sebagai persembahan kepada dewi Hindu, Kali. Lim mengaku sebagai perantara. Ketiganya digantung pada tahun 1988.

Yang masuk dalam daftar BBC mencakup perempuan dari lebih dari 50 negara, berusia 15 hingga 98 tahun. Mereka dipilih berdasarkan tema tahun ini: “Masa Depan Wanita.”

“Masa depan wanita, seperti yang lain, akan menjadi penuh dengan kebaikan, martabat dan kesetaraan, dunia tanpa diskriminasi atau kebencian, dunia yang didorong oleh belas kasih,” kata BBC mengutip ucapan Suster Fernandez.

“Anda harus bertanya kepada BBC,” kata biarawati itu ketika ditanya mengapa dia dipilih.

Biarawati itu mengatakan wartawan BBC Heather Chen, yang telah mewawancarainya sebelumnya, mengajukan namanya untuk masuk ke dalam daftar tahun ini.

Ada enam kategori yang masuk dalam daftar, yakni, bumi, pengetahuan, kepemimpinan, kreativitas, olahraga dan identitas.

Suster Fernandez masuk dalam kategori kepemimpinan.

Program BBC ini dimulai pada 2013 setelah kasus pemerkosaan massal di Delhi, India terhadap seorang paramedis berusia 23 tahun pada 16 Desember 2012. Wanita itu meninggal karena luka-luka 13 hari kemudian.

Sekelompok wartawan BBC yang meliput kasus pemerkosaan itu memutuskan untuk membuat program yang membantu mempromosikan peran perempuan di abad ke-21, dengan fokus pada isu dan prestasi perempuan.